
Hallo Apa Kabar Semua?
Dalam beberapa bulan terakhir, kasus penipuan yang dilakukan oleh oknum perusahaan perdagangan berjangka dengan modus mengatasnamakan pialang berjangka kerap kali sering terjadi akhir-akhir ini. Berinvestasi memang selalu yang paling menarik untuk dibahas. Setiap orang tentu ingin berinvestasi secara aman dan legal serta mendapatkan return atau imbal hasil yang menguntungkan secara stabil di masa depan.
Perdagangan berjangka komoditi adalah salah satu dari sekian banyak alternatif yang bisa menjadi pilihan bagi masyarakat untuk berinvestasi. Jenis investasi ini memberikan daya tarik yang besar bagi para investor, hal ini dikarenakan bisa mendapat profit yang lebih tinggi. Namun, akibat daya tarik ini banyak masyarakat awam yang terkena praktik penipuan investasi yang mengakibatkan kerugian hingga puluhan miliar rupiah.
Biasanya, oknum menawarkan investasi dengan sebuah keuntungan yang besar dan tidak masuk akal. Dengan begitu, korban akan tergiur untuk melakukan investasi tanpa berpikir panjang. Di Indonesia, saat ini masih banyak oknum diluar sana yang memanfaatkan momen pandemi Covid-19 untuk melakukan aksinya. Para oknum ini menyasar pada orang awam yang memiliki informasi minim terkait investasi. Jadi, orang tersebut berpotensi untuk tergiur dengan keuntungan yang ditawarkan. Hal ini, seperti yang dialami oleh salah satu nasabah Asiapro Berjangka yang diduga terkena modus penipuan berkedok pialang berjangka.
Seperti halnya dengan yang dialami seorang pengguna dengan akun Siti Muafifah berkomentar bahwa ada grup di Telegram dengan atas nama Asiapro Berjangka yang menawarkan keuntungan investasi dalam jangka wakti 3-6 jam akan balik modal 50%. Untungnya pengguna tidak langsung percaya dan ragu akan jenis investasi ini.

PT Asiapro Berjangka adalah Pialang Berjangka resmi Bappebti dengan nomor izin 862/BAPPEBTI/SI/1/2006 dan beranggotakan Bursa Berjangka Jakarta atau JFX dengan no anggota SPAB-144/BBJ/09/05.
Melalui Instagram, Asiapro Berjangka menghimbau agar masyarakat untuk lebih waspada terhadap segala jenis penipuan investasi yang mengatasnamakan Asiapro Berjangka atau pihak yang menggunakan atribut yang berkaitan atau serupa dengan nama Asiapro Berjangka. Harus ekstra hati-hati dalam menerima dan bergabung dengan tawaran grup investasi di Telegram. Banyak sekali penipuan investasi di dalam platform Telegram. Memastikan tawaran investasi tersebut mempunyai legalitas yang jelas. Selain itu juga ada kelogisan tentang apa yang ditawarkan sebagai investasi. Bila ada yang menawarkan imbal hasil yang tinggi dan tidak masuk akal, sudah dipastikan itu merupakan penipuan investasi.

Berikut tips agar terhindari dari penipuan investasi di sosial media:
-
Waspada jika mendapat tawaran keuntungan yang luar biasa
-
Lakukan pemeriksaan dokumen perizinan lembaga atau perusahaan investasi
-
Telitilah bentuk dan cara pemasaran produk investasi
Demi menghindari hal-hal kejadian yang serupa, sebaiknya Anda periksa terlebih dahulu mencari tahu mengenai perusahaanya, karyawannya, hingga produknya, serta jangan mudah untuk percaya pada iming-iming dengan keuntungan profit yang besar.
Ikut akun KabarMe FOLLOWME untuk dapat lebih banyak konten dan update berita pilihan lainnya atau Anda bisa kunjungi topik Trading Resmi untuk mendapatkan tips-tips dalam memilih pialang lokal yang tepat. Jika Anda punya informasi lain mengenai konten ini, silakan berkomentar di bawah ini.
Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ