Pengakuan Seorang Korban, Terhadap Dugaan Penipuan Dana Investasi Rp 10 Triliun Milik Nasabah Net89

avatar
· Views 156
Pengakuan Seorang Korban, Terhadap Dugaan Penipuan Dana Investasi Rp 10 Triliun Milik Nasabah Net89

Hallo Sobat Traders!

Kembali lagi dengan KabarMe, dalam kasus sebelumnya yang membahas tentang pengakuan PT SMI Terkait dengan investasi bodong yang berkedok robot trading Net89, kini seorang korban bercerita tentang kronologi terhadap investasi bodong tersebut. Yuk kita simak!

Kasus dugaan penipuan yang berkedok investasi robot trading kembali lagi dibicarakan. Kali ini, dugaan penipuan itu dialami oleh salah seorang anggota atau member dari robot trading Net89.

Dilansir dari CNN Indonesia, Bambang Lukman Hadi merupakan salah seorang member dari robot trading Net89, bercerita tentang pengalaman dirinya ketika menjadi anggota. Pada awalnya, ia merasa yakin untuk bergabung menjadi member robot trading Net89 yang diselenggarakan oleh PT Simbiotik Multitalenta Indonesia (SMI) pada Juni 2019 lalu.

Menurut pengakuannya, Bambang mengamati aktivitas para member terlebih dahulu pada sebuah grup Whatsapp selama kurang lebih enam bulan.

"Januari-Juni saya ada di grup tersebut, saya amati percakapan masalah profit wajar sekali. Background saya profesional (di dunia trading), enam bulan di grup tersebut, bagi saya sudah cukup pengamatan; ini (Net89) sebuah bisnis yang wajar," ujarnya pada Senin (19/9).

Setelah mendapatkan keyakinan, dirinya memutuskan untuk ikut bergabung. Kebetulan, saat itu Hadi baru saja menjual rumah miliknya. Akhirnya ia pun menginvestasikan dana sebesar Rp 1 miliar, sebagian dari hasil jual rumah miliknya.

Bambang juga menjelaskan bahwa dirinya tidak merasa curiga ketika melakukan investasi tersebut, semua yang ditawarkan masih masuk akal. Contohnya profit yang ditawarkan 1 persen per setiap harinya.

Ia juga menuturkan bahwa untuk menjadi nasabah Net89, seseorang terlebih dahulu membeli sebuah paket ebook Net89 dengan jumlah tertentu, serta mendaftar ke broker yang dirujuk oleh PT SMI.

Setelah para member melakukan itu, maka akan mendapatkan link yang secara otomatis untuk diikutsertakan ke dalam robot trading forex.

Trading forex robotik Net89, sendiri merupakan kegiatan forex euro-dolar AS dengan broker luar negeri, yakni Maxglobal, Zentrade, Global Premier, dan Blafx. Hasil trading member Net89 dikenakan profit sharing sesuai paketnya.

Menurut pengakuan Hadi, selama proses trading hingga berakhir pada 27 Januari 2022 sama sekali tidak ada masalah, semua berjalan dengan lancar dan normal. Bahkan menurutnya, semua berjalan sesuai kondisi pasar dan tidak ada skema ponzi. Namun belakangan aktivitas Net 89 dihentikan.

Pemberhentian aktivitas robot trading Net89 terjadi saat Bareskrim Polri memerintahkan para penyelenggara trading forex robotic menghentikan aktivitasnya dengan alasan marak skema ponzi.

Tak lama setelah perintah itu, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) akhirnya memblokir Net89 pada Februari 2022 silam.

Sehingga PT SMI melakukan tindakan terhadap semua para kliennya dengan mengarahkan seluruh member Net89 untuk segera mengikuti program Withdraw All (penarikan semua dana) dari setiap broker masing-masing.

Semua aktivitas robot trading Net89 menjadi pecah, hingga Hadi mengatakan di sini lah masalah mulai terjadi. Ia menyebutkan untuk tahap awal Withdraw All dibatasi jumlahnya maksimal $500 per orang.

Namun beberapa sebagian para member hanya bisa mengambil uang di bawah angka tersebut. Hadi sendiri mengaku baru bisa mengambil dana sebesar $350 atau setara dengan Rp 5,24 juta dari total dananya lebih dari Rp 1 miliar.

Tidak hanya itu, ia mengatakan sudah lebih dari enam bulan PT SMI belum memberikan kejelasan. Hadi merasa aneh mengapa Withdraw All dibatasi hanya $500.

"Aneh sekali, kalau memang betul niatan dari siapapun pihak broker atau PT SMI, ingin bantu kenapa tidak dibuka secara langsung, itu kan dana kami," kata Hadi.

Hadi pun menceritakan bahwa komisaris Utama PT SMI Andreas Andreyanto menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan broker. Namun, broker tidak memberikan respons.

Menurut Hadi, Andreas seolah-olah menggunakan ‘cuci tangan’ dan mengkambinghitamkan broker. Bahkan, manajemen pun sudah mewacanakan munculnya risiko gagal bayar oleh broker.

"Menurut saya ini tidak beralasan. Siapa yang menunjuk broker? Anda (Andreas), siapa yang inisiatif Withdraw All? Andreas, yang bilang dana aman? Andreas, semua kembali pada bapak Andreas," ujarnya.

Hadi menuturkan bahwa, Program Withdraw All Net89 adalah rekayasa PT SMI. Program ini berupaya untuk mengulur waktu dari PT SMI untuk menyelamatkan diri sendiri dari penyalahgunaan deposit member Net89 di broker.

Pengakuan Hadi Terkait Jumlah Korban Robot Trading Net89

Menurut pengakuan Hadi, jumlah korban lebih dari 200 ribu orang. Jika diasumsikan setiap orang yang mewakili keluarga berisikan empat hingga lima orang, lebih dari 1 juta orang yang terdampak oleh penipuan investasi ini. Adapun kerugian total mencapai Rp 10 triliun.

"Besaran dana juga kami konservatif, kami ambil rata-ratanya saja, yang paling kecil itu kan US$500. Ada yang US$500 ribu, US$5.000, US$10 ribu, US$20 ribu, US$50 ribu, US$100 ribu, itu lumayan banyak juga. Kami cukup US$500 saja itu kalau di rata-ratakan (kerugian) bisa Rp10 triliun lebih," jelas Hadi.

Oleh karena itu ia menuntut Andreas dana pihak PT SMI untuk serius terhadap program Withdraw All tersebut. Menurutnya, kalau memang di awal perusahaan berani menjamin dana member aman, maka ini adalah saat yang tepat untuk membuktikannya.

Andreas Andreyant Angkat Bicara Terkait Para Member Minta Uang Dikembalikan

Komisaris Utama PT SMI Andreas Andreyant saat ditanya mengenai keluhan para member dari robot trading Net89, ia justru mempertanyakan tudingan dari para member tersebut. Tidak hanya itu, ia pun menagih bukti dari tuduhan-tuduhan tersebut.

"Ya coba tanyakan ke Gempur Net89 saja dulu, bukti apa saja yang dia punya sehingga bisa berkata begitu," kata Andreas melalui pesan singkat.

Spontak para member geram atas ungkapan yang dibicarakan oleh Andreas terkait dengan penahanan dana para member. Sehingga salah satu dari netizen yaitu Willy Kristian berkomentar pada sebuah kanal Youtube terkait dengan penarikan dana.

Pengakuan Seorang Korban, Terhadap Dugaan Penipuan Dana Investasi Rp 10 Triliun Milik Nasabah Net89

“Benar program WD Net89 aneh, minta isi formnya aneh dan rumit dan buat apa minta isi jumlah WD yang selama ini sudah diterima, aneh kan? masa tidak menyimpan data nasabah? Tinggal transfer sajalah sesuai modal awal ketika bergabung jangan dipersulit” tulisnya pada kolom komentar.

Demikian kabar terbaru mengenai kasus Robot Trading Net89.

Ikut akun KabarMe FOLLOWME untuk dapat lebih banyak konten dan update berita pilihan lainnya atau Anda bisa mengunjungi topik InvestasiBodong atau BeritaGosipBroker dengan klik pada tautan tersebut untuk melihat investasi ilegal dan berita mengenai gosip broker (pialang) lainnya.

Silahkan memberikan tanggapan atau informasi lainnya terkait kasus di atas pada kolom komentar di bawah ini.

Linimasa kasus Investasi Bodong Robot Trading Net89:

Kasus Robot Trading Net89: Ini Dia 3 Faktor Utama yang Menghambat Proses WD Para Member Net89…dari KabarMe – Komunitas Perdagangan FOLLOWME

Kasus Robot Trading Net89: Korban Robot Trading Net89 Terus Berjuang untuk Tuntut Pengembalian Dana…dari KabarMe – Komunitas Perdagangan FOLLOWME

Kasus Robot Trading Net89: Member Net89 Datangi DPR, Cari Solusi Terkait Dana yang Macet...dari KabarMe – Komunitas Perdagangan FOLLOWME

Kasus Robot Trading Net89: PT SMI Menawarkan Solusi Final untuk Para Member Robot Trading Net89…dari KabarMe – Komunitas Perdagangan FOLLOWME

Kasus Robot Trading Net89: Aksi Pendemo Korban Robot Trading Net89, Meminta Uang Rp 369 Miliar Agar Dikembalikan…dari KabarMe – Komunitas Perdagangan FOLLOWME

Kasus Robot Trading Net89: Ratusan Unjuk Rasa Korban Robot Trading Net89 Hujani Jalan, Tuntut PT SMI Kembalikan Dana Para Member…dari KabarMe – Komunitas Perdagangan FOLLOWME

Kasus Robot Trading Net89: Korban Robot Trading Net89 Minta Bantuan Jokowi, Regulator Diminta Buat Kebijakan Berpihak ke Masyarakat…dari KabarMe – Komunitas Perdagangan FOLLOWME

Kasus Robot Trading Net89: Korban Robot Trading Net89 Minta Bantuan Jokowi, Regulator Diminta Buat Kebijakan Berpihak ke Masyarakat…dari KabarMe – Komunitas Perdagangan FOLLOWME

Kasus Robot Trading Net89: Pengakuan PT SMI Terkait Investasi Bodong Berkedok Robot Trading Net89…dari KabarMe – Komunitas Perdagangan FOLLOWME

Sumber:

CNN Indonesia

Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Bạn thích bài viết này? Hãy thể hiện sự cảm kích của bạn bằng cách gửi tiền boa cho tác giả.
Trả lời 0

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ

  • tradingContest