Panduan lengkap belajar forex dari dasar: memahami market, sesi trading, risk management, strategi, hingga backtest. Cocok untuk pemula biar nggak salah langkah.

Banyak orang masuk ke dunia forex dengan semangat tinggi, tapi sering bingung harus mulai dari mana. Ada yang langsung beli indikator mahal, ikut sinyal, atau pakai strategi yang belum benar-benar mereka pahami. Padahal, belajar forex itu ada urutannya. Kalau loncat-loncat, hasilnya bukan cuma bingung, mental juga gampang jatuh, modal bisa ludes sesaat.
Di bawah ini adalah cara belajar forex yang lebih terarah, realistis, dan mudah diikuti. Baca dan pahami ya!
1. Pahami Market Sebelum Pahami Strategi
Banyak pemula langsung cari “cara entry terbaik”, padahal mereka belum ngerti bagaimana market bekerja.
Sebelum mikirin indikator, pahami dulu:
- Apa itu tren naik & tren turun
- Apa itu sideways
- Kenapa harga bisa bergerak
- Bagaimana candlestick mencerminkan aktivitas pasar
Begitu kamu paham dasar pergerakan harga, strategi apa pun lebih mudah dipelajari dan diaplikasikan.
2. Pelajari Sesi Trading
Ini hal sederhana tapi banyak dilewatkan pemula.
Setiap sesi punya karakter berbeda:
- Sesi Asia → pergerakan cenderung pelan
- Sesi London → lebih aktif, banyak peluang
- Sesi New York → volatil, paling agresif
Kalau kamu suka market yang tenang, jangan paksa trading saat New York. Cocokkan sesi trading dengan ritme dan gaya kamu sendiri.
3. Fokus ke Risk Management
Inilah fondasi trading yang sebenarnya. Tanpa risk management, strategi paling canggih pun tidak akan menolong.
Hal penting yang wajib kamu pahami:
- Berapa risiko per posisi
- Cara pasang stop loss dengan benar
- Kenapa RR ratio sangat penting
- Kenapa overtrade itu berbahaya
Banyak trader gagal bukan karena analisa salah, tapi karena risiko tidak dijaga dari awal.
4. Pilih Satu Strategi Dulu (Bukan Semua Dipakai)
Pemula sering merasa semakin banyak strategi semakin baik, padahal justru makin bingung.
Mulai dari strategi dasar seperti:
- Breakout
- Pullback
- Trend following
- Support & resistance
Pilih satu dan pahami kapan strategi itu cocok digunakan, kapan tidak. Konsistensi jauh lebih penting daripada jumlah strategi.
5. Lakukan Backtest Manual
Backtest adalah cara cepat untuk benar-benar memahami strategi.
Caranya:
- Cek 50–100 contoh setup
- Catat entry, SL, TP
- Cari pola yang berulang
Backtest bikin kamu lebih percaya diri dan tahu kondisi apa yang paling cocok untuk strategimu.
6. Latihan di Akun Demo Sampai Stabil
Demo bukan cuma buat pemula. Trader berpengalaman pun pakai demo untuk menguji aturan baru. Tujuannya bukan profit, tapi membangun kebiasaan eksekusi yang rapi tanpa tekanan.
Pakai akun demo Followme buat latihan copy trading dengan modal $10.000. Lumayan banget kan?
7. Kalau Udah Siap, Mulai Real dari Lot Kecil
Mulai trading dengan uang asli hanya ketika:
- Kamu punya satu strategi yang benar-benar paham
- Kamu tau risk management yang mau dipakai
- Kamu tau kapan harus masuk dan kapan harus skip
Jangan lupa: mulai selalu dengan lot kecil supaya mental lebih aman saat adaptasi.
Kesimpulan
Belajar forex itu bukan soal cepat, tapi soal fondasi yang benar. Banyak trader jatuh bukan karena market sulit, tapi karena belajar secara lompat-lompat tanpa dasar yang kuat.
Kalau kamu paham bagaimana market bergerak, kapan market aktif, bagaimana mengelola risiko, dan punya strategi yang jelas, trading bakal terasa lebih tenang dan hasilnya jauh lebih stabil.
Trading yang baik dimulai dari belajar yang benar!
Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

-KẾT THÚC-