Apa itu pips forex? Bukan cuma definisi, tapi cara saya memahaminya lewat pengalaman trading nyata, lengkap dengan kesalahan yang sering terjadi.

Waktu pertama kali belajar trading, saya ingat betul satu hal: semua orang bicara soal pips forex.
Ada yang pamer:
“Hari ini dapat 50 pips.”
Ada juga yang nyemangatin:
“Target aja 10 pips sehari, konsisten.”
Waktu itu saya manggut-manggut aja.. Tapi jujur saja, saya nggak benar-benar ngerti apa arti pips itu buat keputusan trading saya sendiri.
Apa Itu Pips Forex
Kalau mau simpel, pips forex itu cuma ukuran pergerakan harga.
EUR/USD naik dari 1.1000 ke 1.1001, itu 1 pip.
Turun ke 1.0990, itu 10 pips.
Selesai.
Masalahnya, di dunia nyata, pips nggak sesederhana itu.
Karena pips tidak berdiri sendiri. Dia selalu datang bareng:
- lot size
- stop loss
- kondisi market
- dan emosi trader
Dan bagian terakhir itu yang paling sering bikin masalah.
Kesalahan Saya Dulu: Menganggap Pips = Prestasi
Saya dulu punya kebiasaan aneh. Setiap selesai trading, yang saya hitung pertama bukan:
- apakah entry saya tepat
- apakah stop loss logis
Tapi: “Dapat berapa pips hari ini?”
Kalau pip-nya kecil, rasanya trading saya “jelek”.
Kalau pip-nya besar, saya merasa hebat.
Padahal kenyataannya:
- kadang pips besar datang dari posisi yang nggak rapi
- dan pips kecil justru dari setup yang sangat bersih
Saya baru sadar belakangan, pips bisa menipu ego.
Kenapa Pips Tidak Sama dengan Profit
Ini yang sering bikin pemula bingung. 10 pips bisa:
- sangat besar
- atau sangat kecil
Semua tergantung:
- lot yang dipakai
- risiko yang diambil
Saya sendiri pernah dapat banyak pips, tapi akun tetap turun. Bukan karena market jahat, tapi karena saya salah mengatur risiko. Sejak itu, cara pandang saya ke pips berubah total.
Cara Saya Melihat Pips Sekarang
Sekarang saya hampir nggak pernah bilang: “Target saya hari ini sekian pips.”
Yang saya perhatikan:
- jarak entry ke stop loss
- apakah harga masuk area yang masuk akal
- apakah saya nyaman secara mental dengan posisi itu
Kalau semua itu beres, mau pips kecil atau besar, saya terima. Anehnya, sejak saya berhenti mengejar pips, hasil trading justru lebih stabil.
Pips dan Psikologi (Ini yang Paling Kerasa)
Angka pips itu kecil, tapi efeknya ke kepala besar.
Floating +15 pips → senyum.
Balik ke +5 pips → mulai gelisah.
Balik ke +1 pip → pengen close.
Kalau kamu sering ngerasain ini, tenang. Saya juga pernah. Solusinya bukan menghilangkan pips, tapi berhenti menatapnya terus-terusan. Market nggak butuh kita panik setiap 1 pip bergerak.
Penutup: Cara Pandang yang Akhirnya Saya Pegang
Kalau sekarang ada yang tanya ke saya “Pips forex itu penting nggak?”
Jawaban saya: penting, tapi jangan dijadikan tujuan utama.
Pips itu alat ukur. Bukan penentu kualitas trading.
Yang menentukan itu:
- cara kamu masuk
- cara kamu keluar
- dan apakah kamu konsisten dengan rencana sendiri
Saya belajar ini bukan dari buku, tapi dari cukup banyak kesalahan yang mahal. Kalau kamu masih di awal perjalanan trading, satu pesan dari saya: pahami pips, tapi jangan hidup untuk mengejarnya.
Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

-KẾT THÚC-