Rupiah Melemah ke Rp16.792, Pasar Cermati Dampak Masuknya Thomas Djiwandono ke BI

avatar
· Views 271

Rupiah Melemah ke Rp16.792, Pasar Cermati Dampak Masuknya Thomas Djiwandono ke BI

Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa pagi (27/1), berada di level Rp16.792 per dolar AS. Posisi ini menunjukkan pelemahan sekitar 10 poin atau 0,06 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Tekanan terhadap rupiah terjadi di tengah perhatian pasar terhadap perkembangan di dalam negeri, khususnya setelah Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono resmi lolos dan disetujui DPR sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Sentimen tersebut membuat pelaku pasar masih bersikap hati-hati dalam mengambil posisi.

Pelemahan rupiah juga sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang Asia yang berada di zona merah. Yen Jepang tercatat melemah 0,09 persen, baht Thailand turun cukup dalam sebesar 0,35 persen, sementara yuan China melemah 0,06 persen. Peso Filipina dan won Korea Selatan masing-masing turun 0,18 persen dan 0,57 persen.

Di sisi lain, dolar Singapura melemah tipis 0,01 persen, sedangkan dolar Hong Kong justru menguat tipis 0,01 persen pada pembukaan perdagangan.
Tekanan juga terlihat pada mata uang negara maju. Euro Eropa melemah 0,03 persen, poundsterling Inggris turun 0,01 persen, dan franc Swiss melemah 0,03 persen. Senada, dolar Australia terkoreksi 0,01 persen dan dolar Kanada turun 0,08 persen.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai rupiah masih memiliki peluang untuk kembali menguat terhadap dolar AS yang saat ini juga berada dalam tekanan. Namun, menurutnya, ruang penguatan rupiah cenderung terbatas.
“Penguatan rupiah kemungkinan tidak akan besar. Investor masih menimbang dampak pengangkatan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI, yang dikhawatirkan sebagian pelaku pasar dapat mengikis persepsi independensi Bank Indonesia,” ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.

Selain faktor domestik, pasar juga masih bersikap wait and see menjelang hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) Amerika Serikat yang dijadwalkan keluar dalam waktu dekat. Keputusan The Fed terkait arah suku bunga diperkirakan akan menjadi penentu utama pergerakan dolar AS dan mata uang global, termasuk rupiah.

Untuk perdagangan hari ini, Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp16.700 hingga Rp16.800 per dolar AS, seiring dengan meningkatnya kehati-hatian investor terhadap berbagai sentimen global dan domestik yang berkembang.

Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Bạn thích bài viết này? Hãy thể hiện sự cảm kích của bạn bằng cách gửi tiền boa cho tác giả.
Trả lời 0

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ

  • tradingContest