Fitch Soroti Penerimaan Negara Indonesia yang Masih Rendah Dibanding Negara Setara

avatar
· Views 178

Fitch Soroti Penerimaan Negara Indonesia yang Masih Rendah Dibanding Negara Setara

Lembaga pemeringkat global Fitch Ratings menyoroti kondisi penerimaan negara Indonesia yang masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan negara lain yang memiliki peringkat kredit serupa. Dalam laporan terbarunya, Fitch memperkirakan rasio pendapatan pemerintah Indonesia hanya akan berada di sekitar 13,3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada periode 2026 hingga 2027.

Angka ini terlihat cukup jauh jika dibandingkan dengan rata-rata negara lain yang memiliki peringkat kredit BBB, yang median rasio pendapatannya mencapai sekitar 25,5 persen dari PDB. Dengan kata lain, kemampuan Indonesia dalam mengumpulkan penerimaan negara masih tertinggal dibandingkan banyak negara dengan level ekonomi yang setara.

Penerimaan Negara Diperkirakan Masih Terbatas

Fitch menilai rasio pendapatan pemerintah Indonesia kemungkinan tidak akan meningkat secara signifikan dalam waktu dekat. Salah satu alasannya adalah belum adanya kebijakan besar yang benar-benar mendorong peningkatan penerimaan negara. Lembaga tersebut memperkirakan rata-rata rasio penerimaan pemerintah Indonesia akan tetap berada di sekitar 13,3 persen dari PDB pada 2026 dan 2027.

Penerimaan Negara Melemah pada 2025

Menurut Fitch, penerimaan negara Indonesia sempat mengalami tekanan pada 2025.

Beberapa faktor yang memicu kondisi ini antara lain:

  • penerimaan pajak yang melemah
  • pembatalan rencana kenaikan PPN sebesar 1 persen
  • pengalihan dividen BUMN ke sovereign wealth fund baru, Danantara

Keputusan untuk mengalihkan dividen BUMN ke dana kekayaan negara tersebut berarti sebagian pemasukan yang sebelumnya masuk ke kas pemerintah kini dialihkan ke pengelolaan investasi jangka panjang.

Ruang Fiskal Pemerintah Bisa Terbatas

Rendahnya rasio penerimaan negara juga berpotensi membatasi ruang fiskal pemerintah. Artinya, kemampuan pemerintah untuk membiayai berbagai program dan belanja negara bisa menjadi lebih terbatas, terutama ketika kebutuhan pengeluaran terus meningkat. Dalam laporan yang sama, Fitch juga memperkirakan defisit fiskal Indonesia akan berada di kisaran 2,9 persen dari PDB pada 2026.

Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan target pemerintah yang berada di 2,7 persen dari PDB.

Pertumbuhan Ekonomi Jadi Faktor Penentu

Proyeksi tersebut dibuat dengan asumsi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berjalan lebih moderat, sehingga penerimaan negara juga tidak akan meningkat terlalu cepat. Selain itu, upaya pemerintah untuk meningkatkan kepatuhan pajak diperkirakan masih membutuhkan waktu sebelum memberikan dampak yang signifikan terhadap pendapatan negara.

Karena itu, dalam jangka pendek, kontribusi dari kebijakan tersebut dinilai masih relatif terbatas.

Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Bạn thích bài viết này? Hãy thể hiện sự cảm kích của bạn bằng cách gửi tiền boa cho tác giả.
Trả lời 9
avatar
kemana ya uangnya org pajak tinggi
avatar
biasa lah diambil tikus negara
avatar
banyak korupsi sih
avatar
wkwkw betull
avatar
😡😡 parah sih
avatar
tikus2nya hrs dibasmi 🙄
avatar
🤔
avatar
Pendpaatan banyak tp kok ilang semua?
avatar
Iya nih patut dicurigai sekali

-KẾT THÚC-

  • tradingContest