Harga emas anjlok di tengah kebijakan bank sentral yang ketat dan dolar AS yang bullish level $4.400 kembali terlihat

avatar
· Views 440
Harga emas anjlok di tengah kebijakan bank sentral yang ketat dan dolar AS yang bullish level $4.400 kembali terlihat

  • Harga emas menahan penurunan tajam semalam dari SMA 100 hari, meskipun para pembeli tampak ragu-ragu.
  • Risiko geopolitik memicu kekhawatiran inflasi dan spekulasi kenaikan suku bunga Fed, yang memberikan dukungan bagi USD.
  • Kondisi teknis saat ini menguntungkan pihak bearish dan memerlukan kehati-hatian sebelum mengambil posisi untuk pemulihan apa pun.

 

Emas (XAU/USD) mengalami tekanan jual yang besar menjelang sesi Eropa pada hari Kamis dan memperpanjang penurunan penolakan dari rata-rata pergerakan sederhana (SMA) 100 hari yang terjadi pada hari sebelumnya. Selain itu, kebijakan bank sentral yang hawkish dan dolar AS (USD) yang bullish mendukung penurunan XAU/USD, memperkuat kemungkinan penurunan kembali menuju tantangan SMA 200 hari yang signifikan secara teknis, sekitar angka $4.100, atau level terendah empat bulan yang ditetapkan pada hari Senin.

Terlepas dari retorika gencatan senjata Presiden AS Donald Trump, Iran secara terbuka menolak klaim adanya negosiasi yang sedang berlangsung dan mengatakan bahwa tidak ada peluang kesepakatan antara kedua pihak yang bertikai. Lebih jauh lagi, Iran menolak proposal gencatan senjata 15 poin dari AS dan dilaporkan telah menetapkan tuntutan besar untuk mengakhiri konflik Timur Tengah yang semakin meluas. Selain itu, pengerahan pasukan AS tambahan di kawasan tersebut meningkatkan risiko eskalasi konflik lebih lanjut, yang terus mendukung status dolar AS sebagai mata uang cadangan global dan, pada gilirannya, diperkirakan akan menekan harga emas.

Sementara itu, infrastruktur energi di Iran tetap berada di bawah tekanan. Ditambah lagi, penutupan Selat Hormuz yang efektif bertindak sebagai pendorong bagi harga minyak mentah, memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat spekulasi akan sikap hawkish dari bank sentral utama, termasuk Federal Reserve AS (Fed). Bahkan, para pedagang hampir mengesampingkan kemungkinan penurunan suku bunga lebih lanjut oleh Fed dan dengan cepat meningkatkan spekulasi kenaikan suku bunga pada akhir tahun ini. Hal ini memicu kenaikan baru pada imbal hasil obligasi Treasury AS, yang selanjutnya mendukung USD dan berkontribusi untuk mengalihkan aliran dana dari emas.

Pasangan XAU/USD tetap sangat sensitif terhadap berita geopolitik, dan volatilitas diperkirakan akan tetap tinggi di tengah spekulasi tentang potensi operasi darat AS untuk merebut pusat ekspor minyak utama Iran di Pulau Kharg.

Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Bạn thích bài viết này? Hãy thể hiện sự cảm kích của bạn bằng cách gửi tiền boa cho tác giả.
Trả lời 0

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ

  • tradingContest