
Harga emas (XAU/USD) melanjutkan tren penguatan moderat pada perdagangan Selasa, dengan posisi berada di kisaran $4.775 per troy ounce atau naik sekitar 0,65%. Kenaikan ini terjadi di tengah melemahnya Dolar AS (USD) yang dipicu oleh harapan pasar terhadap jalur diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran.
Meskipun perundingan damai belum menghasilkan kesepakatan, pelaku pasar masih melihat peluang negosiasi lanjutan. Pernyataan Wakil Presiden AS JD Vance yang menyebut adanya kemajuan dalam pembicaraan turut memberikan sentimen positif dan mengurangi permintaan terhadap USD sebagai aset safe haven. Selain faktor geopolitik, ketidakpastian arah kebijakan suku bunga Federal Reserve juga menjadi penekan bagi Dolar AS. Pasar masih terpecah antara kemungkinan penurunan dan kenaikan suku bunga ke depan, yang membuat USD kehilangan momentum dan memberikan ruang bagi emas untuk menguat.
Di sisi lain, risiko inflasi tetap menjadi perhatian utama. Ketegangan di kawasan strategis seperti Selat Hormuz meningkatkan potensi gangguan pasokan energi global, yang dapat mendorong kenaikan harga minyak dan memperbesar tekanan inflasi. Data terbaru juga menunjukkan inflasi konsumen AS meningkat signifikan, sebagian besar dipicu oleh lonjakan harga energi. Hal ini memunculkan kembali spekulasi bahwa bank sentral global, termasuk Federal Reserve, mungkin akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama atau bahkan menaikkannya.
Berdasarkan data CME FedWatch, peluang pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada akhir tahun masih berada di kisaran 30%. Ekspektasi ini turut membatasi penguatan USD dan mendukung harga emas yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset).
Meski demikian, kenaikan harga emas masih tertahan oleh tingginya risiko geopolitik. Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Amerika Serikat memulai blokade di Selat Hormuz, yang direspons keras oleh Iran dengan ancaman terhadap jalur perdagangan di kawasan Teluk. Situasi ini membuat pasar tetap berhati-hati. Di satu sisi, emas mendapat dukungan dari pelemahan USD dan harapan diplomasi. Namun di sisi lain, ketidakpastian global yang tinggi menahan penguatan lebih lanjut dalam jangka pendek.
Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

-KẾT THÚC-