
Pernahkah kamu membuka posisi trading lalu tiba-tiba melihat saldo bertambah atau justru berkurang meskipun harga tidak banyak bergerak? Bisa jadi itu berasal dari swap long atau swap short, salah satu komponen penting dalam trading forex yang sering dianggap sepele, padahal dampaknya bisa memengaruhi profit secara signifikan terutama bagi trader yang sering hold posisi semalaman.
Apa Itu Swap dalam Trading Forex?
Dalam trading forex, swap adalah biaya atau keuntungan yang muncul ketika trader menahan posisi melewati pergantian hari (overnight). Swap terjadi karena adanya perbedaan suku bunga antara dua mata uang dalam pasangan yang diperdagangkan.
Nilai swap bisa positif (menambah saldo) atau negatif (mengurangi saldo) tergantung arah posisi, selisih suku bunga, serta kebijakan broker. Karena itu, swap menjadi faktor penting terutama bagi trader yang sering menahan posisi lebih dari satu hari.
Pengertian Swap Long dalam Trading Forex
Swap long adalah swap yang berlaku ketika trader membuka posisi buy dan menahannya hingga melewati pergantian hari.
Swap long bisa bernilai positif jika mata uang yang dibeli memiliki suku bunga lebih tinggi dibanding mata uang pasangannya. Sebaliknya, swap bisa menjadi negatif jika suku bunganya lebih rendah.
Pengertian Swap Short dalam Trading Forex
Swap short adalah swap yang berlaku ketika trader membuka posisi sell dan menahannya melewati pergantian hari.
Nilainya juga bisa positif atau negatif, tergantung perbedaan suku bunga antara kedua mata uang dalam pair yang diperdagangkan. Karena itu, penting bagi trader untuk mengecek nilai swap sebelum menahan posisi dalam jangka waktu lebih lama.
Baca Juga: Forex Demo Kontes Terbaru 2026, Daftar Kompetisi Gratis Berhadiah Besar
Ingin mengasah skill trading tanpa risiko sekaligus berkesempatan mendapatkan hadiah besar? Ikuti berbagai kompetisi trading demo terbaru yang bisa membantu kamu menguji strategi sekaligus meningkatkan pengalaman trading secara real market.
👉 Kunjungi selengkapnya di sini: Followme
Mengapa Swap Bisa Bernilai Positif atau Negatif?
Swap dalam trading forex bisa bernilai positif atau negatif karena dipengaruhi oleh perbedaan suku bunga antara dua mata uang dalam satu pasangan trading. Saat trader menahan posisi melewati pergantian hari, selisih suku bunga tersebut akan menghasilkan tambahan atau pengurangan saldo pada akun.
Secara umum:
-
Jika mata uang yang dibeli memiliki suku bunga lebih tinggi, swap berpotensi positif.
-
Jika mata uang yang dibeli memiliki suku bunga lebih rendah, swap cenderung negatif.
Selain itu, nilai swap juga dapat dipengaruhi oleh perubahan kebijakan suku bunga bank sentral serta ketentuan masing-masing broker. Karena itu, penting bagi trader untuk mengecek nilai swap sebelum menahan posisi overnight.
Kapan Swap Forex Dihitung oleh Broker?
Swap forex biasanya dihitung ketika trader menahan posisi melewati pergantian hari trading (overnight). Jika posisi masih terbuka setelah waktu rollover harian broker, maka swap akan otomatis ditambahkan atau dikurangi dari saldo akun.

Umumnya, waktu rollover terjadi sekitar pukul 00.00 waktu server broker, meskipun bisa sedikit berbeda tergantung kebijakan masing-masing broker. Karena itu, trader perlu mengetahui jadwal rollover pada platform yang digunakan.
Selain swap harian, trader juga perlu memperhatikan adanya triple swap yang biasanya terjadi pada Rabu malam. Pada waktu ini, swap dihitung tiga kali lipat untuk mengakomodasi biaya rollover selama akhir pekan ketika pasar forex tutup.
Memahami waktu perhitungan swap membantu trader mengelola posisi dengan lebih efektif, terutama jika menggunakan strategi overnight trading atau menahan posisi beberapa hari.
Tips Menghindari Kerugian akibat Swap Negatif
Swap negatif bisa mengurangi saldo secara perlahan tanpa disadari, terutama jika trader sering menahan posisi lebih dari satu hari. Karena itu, penting untuk memahami cara mengelolanya agar tidak mengganggu hasil trading.
-
Cek Nilai Swap Sebelum Entry - Selalu periksa nilai swap long dan swap short di platform trading sebelum membuka posisi. Dengan begitu, kamu bisa menghindari pair yang memiliki swap negatif besar untuk posisi yang ingin ditahan lama.
-
Hindari Hold Posisi Terlalu Lama - Jika strategi yang digunakan adalah intraday trading, sebaiknya tutup posisi sebelum rollover harian agar tidak terkena swap.
-
Pilih Pair dengan Swap Lebih Menguntungkan - Beberapa pasangan mata uang memiliki selisih suku bunga yang lebih baik sehingga swap bisa lebih kecil bahkan positif. Ini sering dimanfaatkan trader dalam strategi carry trade.
-
Perhatikan Triple Swap di Hari Rabu - Swap biasanya dihitung tiga kali lipat pada Rabu malam, sehingga sebaiknya hindari menahan posisi dengan swap negatif besar pada hari tersebut.
-
Gunakan Akun Swap-Free Jika Diperlukan - Sebagian broker menyediakan akun swap-free yang tidak dikenakan biaya overnight. Ini bisa menjadi alternatif bagi trader yang sering menahan posisi beberapa hari.
Dengan memahami dan mengelola swap sejak awal, trader bisa menjaga profit tetap optimal tanpa terkikis biaya tambahan secara perlahan.
Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.
Bạn thích bài viết này? Hãy thể hiện sự cảm kích của bạn bằng cách gửi tiền boa cho tác giả.

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ