Bursa Jepang hingga Hong Kong Alami Tekanan di Awal Pekan Ini

avatar
· Views 97
Bursa Jepang hingga Hong Kong Alami Tekanan di Awal Pekan Ini
Bursa Jepang hingga Hong Kong Alami Tekanan di Awal Pekan Ini. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Bursa saham untuk kawasan Asia Pasifik bergerak variatif pada perdagangan Senin (21/2/2022) pagi. Saat ini, pasar tengah merespons kemungkinan pertemuan diplomatik antara Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin terkait krisis di Eropa Timur.

Hingga pukul 09:43 WIB, Nikkei 225 Jepang (N225) melemah -0,66% di 26.942, KOSPI Korea Selatan (KS11) terpuruk -0,28% di 2.736,94 dan Hang Seng Hong Kong (HSI) tertekan -0,67% di 24.165.

BACA JUGA:
Bursa Asia Mayoritas Amblas, Cuma IHSG yang Merangkak Naik

Shanghai Composite China (SSEC) turun -0,37% di 3.477,74, Taiwan Weighted (TWII) merosot merosot -0,22% di 18.192,30. Adapun Straits Times Singapura naik 0,01% di 3.429,25, Australia ASX 200 (AXJO) tumbuh 0,13% di 7.230,90, sementara Indonesia Composite Index / IHSG melesat 0,34% di 6.916,04.

Satu syarat untuk pertemuan kedua negara adidaya itu adalah bahwa tidak ada sejengkal-pun invasi atas Ukraina, sebuah peristiwa yang tampaknya masih mungkin terjadi mengingat Rusia memperpanjang latihan militer di Belarus dan terus membangun pasukan di perbatasan Ukraina.

BACA JUGA:
Kekhawatiran Potensi Kenaikan Suku Bunga 50 bps Bikin Bursa Asia Variatif

Indeks MSCI yang mengukur bursa Asia-Pasifik di luar Jepang tampak masing turun -0,4%.

Pasar juga terlihat masih mengkhawatirkan prospek pengetatan agresif oleh Federal Reserve AS untuk membendung inflasi. Ukuran inflasi inti yang disukai Fed akan dirilis akhir pekan ini dan diperkirakan menunjukkan kenaikan tahunan adalah sebesar 5,1%, yang notabene merupakan laju tercepat sejak awal 1980-an.

BACA JUGA:
Kekhawatiran Rusia-Ukraina Mulai Reda, Bursa Asia Kompak Menguat

"Pembacaan inflasi Januari mengejutkan secara material," kata kepala ekonom JPMorgan, Bruce Kasman, dilansir Reuters, Senin pagi (21/2/2022).

Setidaknya enam pejabat Fed akan memberikan pernyataan publik pada minggu ini dan pasar masih sensitif terhadap pandangan mereka tentang kemungkinan kenaikan 50 basis poin pada bulan Maret. (TYO)

Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Bạn thích bài viết này? Hãy thể hiện sự cảm kích của bạn bằng cách gửi tiền boa cho tác giả.
Trả lời 0

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ

  • tradingContest