Jakarta - Industri alas kaki tumbuh 8,3% pada kuartal I 2025. Ekspor naik hampir 12%, menjadikannya kembali unggulan sektor manufaktur nasional.
Pekerja menyelesaikan pembuatan sepatu di pabrik rumahan Pesan Sepatu Indonesia, Setu, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (11/11/2025).
Pabrik rumahan Pesan Sepatu Indonesia yang sudah berjalan 15 tahun ini sudah merambat ke pasar Internasional, diantaranya ke Malaysia, Singapura, Brunei hingga Belanda.
Pada kuartal pertama tahun 2025, sektor industri barang dari kulit dan alas kaki mengalami peningkatan yang mencolok, tumbuh sebesar 8,3 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Nilai ekspor meningkat 11,89 persen hingga Agustus 2025, hal ini membuat pertumbuhan industri alas kaki lebih tinggi dibandingkan industri pengolahan nonmigas dan ekonomi nasional.
Sebanyak 2,3 juta pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ditargetkan menerima pembiayaan guna memperkuat sektor riil dan menciptakan jutaan lapangan kerja baru.
Kinerja positif ini mempertegas posisi industri alas kaki sebagai tulang punggung baru sektor pengolahan nonmigas, yang sekaligus menjadi pendorong penting bagi pemulihan dan penguatan ekonomi nasional.
Kebijakan ini diharapkan mendorong lebih banyak pelaku industri alas kaki untuk naik kelas, memperluas jangkauan ekspor, sekaligus memperkuat struktur industri dalam negeri agar lebih tangguh menghadapi tantangan global.







Được in lại từ detik_id, bản quyền được giữ lại bởi tác giả gốc.
Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ