- IHSG berpeluang rebound usai melemah dua hari ke level 8.366, dengan support di 8.350 dan target resistance 8.440-8.539.
- Sentimen positif datang dari kenaikan IPR September 3,7% (y-o-y) dan penguatan bursa Wall Street, meski aksi jual asing masih berlanjut.
- Rekomendasi saham: TOWR,TOBA,ISAT(BRI Danareksa);BRPT,INDY,BMRI"Buy on Weakness",ANTM"Speculative Buy" (MNC Sekuritas).
Ipotnews - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini berpeluang mengalami technical rebound, setelah kemarin ditutup melemah 0,29 persen ke level 8.366.
Pelemahan IHSG pada perdagangan Selasa (11/11) dipengaruhi penurunan 378 saham, sedangkan 290 saham terpantau menguat dan ada 147 saham tidak mengalami perubahan harga. Nilai transaksi kemarin Rp27,59 triliun atau melonjak dibandingkan sehari sebelumnya Rp20,92 triliun.
Berdasarkan analisis Tim Riset PT BRI Danareksa Sekuritas, setelah melemah dua hari beruntun akibat aksi ambil untung, saat ini IHSG berada dekat dengan level support 8350 dan berpotensi mengalami rebound jangka pendek untuk menuju resistance terdekat di level 8.440.
" IHSG berpotensi menguat, didorong data IPR September 2025 yang naik 3,7 persen (y-o-y) ke 218,3 dan proyeksi Oktober 2025 meningkat ke 219,7 atau meningkat 4,3 persen (y-o-y)," tulis Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas dalam analisis harian untuk perdagangan Rabu (12/11).
Tim riset menyebutkan, pergerakan IHSG juga akan mendapatkan sentimen positif dari eksternal, yakni penguatan mayoritas indeks utama di bursa Wall Street. Namun market domestik dibayangi kondisi berlanjutnya aksi jual bersih yang dilakukan investor asing.
Untuk perdagangan hari ini, Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan trader agar mengakumulasi pembelian saham
TOWR
, TOBA
dan ISAT
.Perkiraan senada disampaikan analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana yang menyebutkan pergerakan IHSG hari ini berpeluang menguat terbatas. "Best case (label hitam), IHSG masih berada pada bagian dari Wave (iii) dari Wave [iii]," ujarnya dalam riset Daily Scope Wave untuk perdagangan hari ini.
Dia menjelaskan, pola pergerakan secara teknikal tersebut menunjukkan IHSG berpotensi menguat ke rentang 8.487-8.539. "Cermati area 8.279-8.332 sebagai area koreksi berikutnya," kata Herditya.
MNC Sekuritas menetapkan support IHSG di level 8.332 dan 8.276, sedangkan resistance-nya di level 8.488 dan 8.532. Herditya merekomendasikan trader agar menerapkan strategi "Buy on Weakness" pada saham
BRPT
, INDY
dan BMRI
, sementara itu ANTM
memiliki rating trading "Speculative Buy". (Budi/AI)Sumber : Admin
Được in lại từ indopremier_id, bản quyền được giữ lại bởi tác giả gốc.
Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.
Bạn thích bài viết này? Hãy thể hiện sự cảm kích của bạn bằng cách gửi tiền boa cho tác giả.

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ