IDXChannel – Mayapada Hospital Tangerang (MHTG), yang merupakan bagian dari jaringan rumah sakit Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk) menyelenggarakan seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan gedung ke-4.
Seremoni ini menandai kesiapan Mayapada Healthcare untuk memulai pembangunan gedung ke-4 MHTG guna memperkuat kapasitas layanan yang saat ini telah didukung oleh tiga gedung operasional, sekaligus memperluas jangkauan layanan di kawasan Banten dan Jabodetabek.
Mayapada Hospital Borong Rp595 Miliar untuk Ekspansi, Mau Bangun Apa?Acara seremoni dipimpin langsung President Commissioner Mayapada Healthcare, Jonathan Tahir, President Director & CEO Mayapada Healthcare, Navin Sonthalia, dan Hospital Director Mayapada Hospital Tangerang, dr Nurhidayati Endah Puspita Sari, MARS, FISQua, CHQP.
Gedung ke-4 MHTG dirancang dengan total luas bangunan 7.643 meter persegi dan akan dibangun setinggi 9 lantai, serta 1 basement.
Tahap awal pembangunan akan difokuskan pada 3 lantai utama dan basement yang akan menjadi layanan Oncology Center terpadu yang terintegrasi dengan layanan Kedokteran Nuklir, serta dilengkapi dengan teknologi medis advanced seperti Digital PET Scan dan SPECT-CT untuk mendukung layanan diagnosis dan perawatan kanker yang komprehensif.
Lunasi Obligasi Jatuh Tempo, RS Mayapada (SRAJ) Kantongi Pinjaman Rp407 Miliar dari SMITahap ini juga mencakup penambahan kapasitas bed rawat inap. Pada fase berikutnya, Tower ke-4 akan menghadirkan berbagai layanan spesialisasi unggulan lainnya, seperti Aesthetic & Wellness dan Mayapada Eye Centre (MEC).
Presiden Komisaris Mayapada Healthcare, Jonathan Tahir, menyampaikan ekspansi Mayapada Hospital Tangerang melalui tower ke-4 ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Mayapada Healthcare dalam menghadirkan layanan kesehatan berstandar internasional di seluruh unit Mayapada Hospital.
Layanan Sugar Clinic Mayapada Hospital Dianugerahi ICAII 2025"Mayapada Healthcare terus berupaya memperkuat akses layanan kesehatan yang esensial bagi masyarakat, termasuk pada penguatan layanan onkologi yang canggih, komprehensif, modern, terintegrasi, dan sesuai dengan protokol internasional, dengan tetap mengedepankan prinsip layanan yang berpusat pada pasien (patient-centered care) di setiap tahapan perawatan," ujar Jonathan.
Được in lại từ Idxchannel, bản quyền được giữ lại bởi tác giả gốc.
Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ