JAKARTA, investor.id -Nilai tukar rupiah (IDR) kembali melemah pada Rabu, 17 Desember 2025.
Kurs rupiah ditutup melemah16 poin terhadap dolar AS (USD) pada perdagangan Rabu sore (17/12), setelahBank Indonesia memutuskan menahan suku bunga acuan atauBI Ratedi level 4,75% pada Desember 2025. BI juga menahansuku bunga deposit facility tetapdi 3,75% dan suku bunga lending facility di 5,5%.
"(Kurs rupiah) sebelumnya sempat menguat 10 poin di level Rp 16.694 dari penutupan sebelumnya di level Rp 16.691," kata DirekturPT. Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi dalam keterangan tertulis, Rabu (17/12/2025).
Dari sisi eksternal, rupiah melemah setelah rilis data ekonomi AS, salah satunyadata penggajian non-pertanian dan tingkat pengangguran menunjukkan angka yang tinggi.
"Tingkat pengangguran AS mencapai level tertinggi dalam empat tahun, memicu kekhawatiran terhadap perekonomian. Tanda-tanda pendinginan ekonomi AS juga semakin diperkuat oleh data indeks manajer pembelian (PMI) yang lebih lemah dari perkiraan untuk bulan Desember, sementara data penjualan ritel yang tertunda untuk bulan Oktober juga menunjukkan perlambatan pertumbuhan dibandingkan bulan sebelumnya," papar Ibrahim.
Namun, perkembangan ini tetap menguatkan dolar AS terhadap rupiah.
Data yang lemah ini muncul di tengah kekhawatiran yang masih ada mengenai tingkat likuiditas di pasar AS, terutama setelah Federal Reserve (The Fed) melanjutkan aktivitas pembelian obligasi pemerintah, yang disebut "pelonggaran kuantitatif," pada bulan Desember.
Ibrahim menyebut, pasar saat ini berfokus pada data inflasi indeks harga konsumen (CPI) yang akan dirilis pada hari Kamis besok (18/12), dan akan di pantausecara cermat untuk setiap tanda pendinginan inflasi sehingga mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang ekonomi terbesar di dunia.
Rupiah juga melemah seiring ketegangan geopolitik di Amerika yang meningkat, di mana Presiden AS Donald Trump memerintahkan blokade terhadap semua kapal tanker minyak yang dikenai sanksi yang masuk dan keluar Venezuela, dan secara sepihak menetapkan negara tersebut sebagai organisasi teroris asing.
Sumber : investor.id
Được in lại từ indopremier_id, bản quyền được giữ lại bởi tác giả gốc.
Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.
Bạn thích bài viết này? Hãy thể hiện sự cảm kích của bạn bằng cách gửi tiền boa cho tác giả.

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ