- Rupiah melemah tipis pada awal pekan, diperdagangkan di Rp16.732 per dolar AS (turun 0,04%), dipicu sentimen negatif geopolitik global.
- Penangkapan Presiden Venezuela Nicols Maduro oleh AS meningkatkan kekhawatiran geopolitik dan menekan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang.
- Proyeksi pergerakan rupiah hari ini berada di kisaran Rp16.650-Rp16.800 per dolar AS, menurut analis Doo Financial Futures.
Ipotnews - Kurs rupiah diprediksi melemah terhadap dolar di awal pekan ini, karena imbas sentimen negatif akibat penangkapan penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat.
Mengutip data Bloomberg, pada Senin (5/1) pukul 09.15 WIB, rupiah sedang diperdagangkan pada level Rp16.732 per dolar AS, melemah 7 poin atau sekitar 0,04% dibandingkan penutupan Jumat (2/1) di posisi Rp16.725 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS setelah penangkapan Presiden Venezuela, Nicols Maduro, memicu kekhawatiran geopolitik.
"Kondisi ini menekan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang. Range kurs rupiah hari ini di kisaran Rp16.650 - Rp16.800 per dolar AS," kata Lukman saat dihubungi Ipotnews pagi ini.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta keluarganya pada dini hari Sabtu (3/1). Penangkapan Maduro di kediamannya sendiri diiringi dengan ledakan yang dibuat Trump di ibu kota Venezuela, Caracas.
Dilansir dari Wall Street Journal, Trump dan para penasihat utamanya telah berbulan-bulan mengisyaratkan rencana mereka untuk menggulingkan Nicols Maduro . Namun, ketika hal itu akhirnya terjadi melalui Operasi Absolute Resolve, Washington dan Caracas terkejut oleh keganasan dan kecepatan serangan yang dilancarkan.
Para pejabat militer mengatakan kepada Trump bahwa kesalahan apa pun dalam misi yang rumit ini dapat mengakibatkan kegagalan yang memalukan, meskipun tuduhan utama ke Maduro ialah telah mengganggu keamanan nasional akibat tindakan pengedaran kokain, narkoba.(Adhitya/AI)
Sumber : admin
Được in lại từ indopremier_id, bản quyền được giữ lại bởi tác giả gốc.
Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.
Bạn thích bài viết này? Hãy thể hiện sự cảm kích của bạn bằng cách gửi tiền boa cho tác giả.

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ