Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka-bukaan soal perkembangan negosiasi perjanjian dagang dengan Amerika Serikat (AS). Selangkah lagi negosiasi itu akan selesai dan diteken langsung oleh masing-masing presiden.
Airlangga mengungkapkan pertengahan bulan ini akan ada tim negosiasi yang berangkat ke Amerika untuk menyelesaikan tahap akhir perjanjian dagang. Dari situ jadwal persetujuan akhir perjanjian dagang akan terlihat.
"Nanti akan ada tim yang akan berangkat lagi tanggal 12 sampai 19. Nanti dari situ jadwalnya baru kita ketahui," ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu tahap lagi yang akan dilakukan tim negosiasi adalah legal scrubbing. Itu adalah proses penyelarasan akhir teks perjanjian internasional yang dilakukan secara rinci untuk memastikan kepastian hukum, kejelasan bahasa, dan keseragaman makna di semua bahasa resmi.
Baca juga: Airlangga-Purbaya Buka-bukaan Dampak Konflik Venezuela ke Ekonomi RI |
Hal ini dilakukan untuk menghindari salah tafsir dan memastikan perjanjian mengikat secara hukum bagi semua pihak saat ditandatangani dan diratifikasi.
Perjanjian dagang dengan AS ditargetkan rampung pada Januari 2026 mendatang saat Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump melakukan pertemuan untuk meneken perjanjian dagang.
Kesepakatan ini melanjutkan joint statement sebelumnya yang mengumumkan penurunan tarif resiprokal bagi Indonesia dari 32% menjadi 19%
(acd/acd)Được in lại từ detik_id, bản quyền được giữ lại bởi tác giả gốc.
Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ