Rupiah Tergelincir Imbas Tekanan Beruntun

avatar
· Views 656

JAKARTA, investor.id -Nilai tukar rupiah (IDR) kembali melemah terhadap dolar AS (USD) pada Rabu, 7 Januari 2026.
Pada perdagangan Rabu sore (7/1/2026), kurs rupiah ditutup melemah 22 poin terhadap dolar ASsetelah sebelumnya sempat melemah 30 poindi level Rp 16.780, dari penutupan sebelumnya di level Rp 16.758.
Direktur PT. Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi membeberkan beberapa sentimen eksternal yang menekan kurs rupiah.
Pertama, kurs rupiah melemah setelah pernyataan Gubernur Federal Reserve (The Fed) Stephen Miran bahwa iamembenarkan perlunya suku bunga yang lebih rendah. Sementara itu, Presiden The Fed Richmond, Thomas Barkin menyatakan bahwa suku bunga dana The Fed berada dalam level netral, sehingga tidak menghambat aktivitas ekonomi.
Kontrak berjangka dana The Fed masih memperkirakan sekitar 82% kemungkinan suku bunga akan tetap stabil pada pertemuan bank sentral AS berikutnya pada27 hingga 28 Januari mendatang, menurut alat CME FedWatch.
Namun demikian, sentimen global masih tinggi seputar ketegangan geopolitik di berbagai kawasan dan ekspektasi berkelanjutan akan dua kali pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed). Hal ini pada akhirnya melemahkan rupiah.
"Investor akan mengamati dengan cermat data penggajian non-pertanian untuk bulan Desember, yang akan dirilis Jumat, untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang suku bunga. Kekuatan pasar tenaga kerja merupakan pertimbangan utama bagi Federal Reserve dalam mengubah suku bunga," ungkap Ibrahim dalam keterangan tertulis, Rabu (7/1/2025).
"Invasi AS ke Venezuela juga tetap menjadi poin penting yang perlu diwaspadai oleh pasar. Presiden Donald Trump mengatakan Caracas telah setuju untuk memasok antara 30 juta hingga 50 juta barel minyak ke Amerika Serikat, setelah Washington menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro akhir pekan lalu," lanjutnya.
Selain itu, rupiah juga melemah menyusul sentimen perselisihan diplomatik antara Jepang dan China setelah Beijing membatasi ekspor barang-barang dengan potensi aplikasi militer ke Jepang.

Sumber : investor.id

Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Bạn thích bài viết này? Hãy thể hiện sự cảm kích của bạn bằng cách gửi tiền boa cho tác giả.
Trả lời 0

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ

  • tradingContest