- IHSG naik tipis 0,13% ke 8.936, namun rawan koreksi ke 8.843-8.904.
- Wall Street kompak menguat: Dow Jones +0,48%, S&P 500 +0,65%, Nasdaq +0,81%.
- IHSG hari ini berpotensi melanjutkan penguatan meski rawan terkoreksi
Ipotnews - Pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (9/1), Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) ditutup menguat tipis sebesar 0,13 persen ke level 8.936. Penguatan terbatas ini terjadi di tengah tekanan jual yang mulai mengecil, meski investor masih melakukan aksi profit taking setelah indeks sempat menyentuh level psikologis 9.000.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai IHSG saat ini berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii] dengan potensi penguatan menuju area 9.030-9.077. Namun ia mengingatkan adanya peluang koreksi ke 8.843-8.904.
"Area penguatan pada rentang 9,030-9,077. Waspadai akan adanya koreksi yang diperkirakan menguji 8,843-8,904.," ujar Herditya dalam riset hariannya, Senin (12/1).
Sementara itu, dari sisi global, bursa Wall Street ditutup menguat. Dow Jones naik 0,48 persen ke 49.504,07, S&P 500 menguat 0,65 persen ke 6.966,28, dan Nasdaq naik 0,81 persen ke 23.671,35.
Technical Analyst PT BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda menambahkan bahwa IHSG masih menguji support 8.895-8.916 dengan resistance terdekat di 8.978-8.995.
"Ruang kenaikan IHSG cenderung terbatas, sehingga pelaku pasar akan lebih fokus pada rilis data consumer confidence dan perkembangan eksternal seperti konflik AS-Venezuela," jelas Reza.
Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas menilai IHSG masih berpeluang melanjutkan sesi penguatan dengan perkiraan level support di kisaran 8.900 - 8.920 dan resisten 8.950-9.000.
" IHSG masih berpotensi melanjutkan kenaikan hari ini jika kuat bertahan di support 8.900," katanya.
Selain itu, sejumlah saham pilihan mencatat pergerakan signifikan.
ARCI
menguat 4,31% ke 1.695 dengan rekomendasi buy on weakness di 1.575-1.610. BUVA
melonjak 15,44% ke 1.720 dengan target harga 1.760-1.900. Adapun BBRI
terkoreksi 0,81% ke 3.680, sementara BUMI
naik tipis 0,43% ke 462.Reza menyatakan saham yang menjadi stock pick yaitu
BRMS
, PSKT
, KIJA
. Sementara Fanny merekomendasi enam saham yaitu KPIG
, BULL
, PANI
, NCKL
, MDKA
, dan INCO
dengan strategi speculative buy dan buy on weakness pada level tertentu.(Marjudin/AI)Sumber : Admin
Được in lại từ indopremier_id, bản quyền được giữ lại bởi tác giả gốc.
Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.
Bạn thích bài viết này? Hãy thể hiện sự cảm kích của bạn bằng cách gửi tiền boa cho tác giả.

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ