Proyek Giant Sea Wall Dimulai dari Kawasan Nelayan & Mangrove Jakarta

avatar
· Views 449
Proyek Giant Sea Wall Dimulai dari Kawasan Nelayan & Mangrove Jakarta
Ilustrasi: Tanggul laut di utara Jakarta.Foto: Pradita Utama
Jakarta

Pemerintah telah bertemu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa membahas pembangunan Giant Sea Wall (GSW).

Rencananya proyek tanggul laut raksasa ini dimulai dari kawasan nelayan dan mangrove di Jakarta.

"Obrolan sudah ada tidak hanya dengan (Pemprov) DKI tapi kan juga ada Badan Otorita. Nah dengan Badan Otorita dan juga Pemerintah Provinsi DKI untuk Giant Sea Wall itu mungkin nanti akan menangani untuk kawasan nelayan dan juga mangrove dulu," ujar Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti kepada wartawan di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diana mengatakan anggaran pembangunan GSW di tahap awal ini dari berbagai sumber. Namun khusus untuk anggaran GSW di wilayah DKI Jakarta, pemprov terkait juga ikut berkontribusi.

Baca juga: Pramono Sebut Proyek Giant Sea Wall Groundbreaking September 2026

ADVERTISEMENT

Selain itu, Diana juga menyebut pembangunan GSW di DKI Jakarta akan digarap oleh Pemprov terkait. Ia menambahkan, pembangunan GSW sepanjang laut Pantura akan dilakukan bertahap.

"Anggarannya bermacam-macam, tapi kalau yang dalam waktu dekat mungkin Pak Pram (Gubernur DKI Jakarta) dari anggaran DKI juga. (Digarap Pemda) DKI," terang Diana.

Sebagai informasi, DKI Jakarta mendapatkan porsi pembangunan tanggul laut raksasa sepanjang 19 kilometer (km), bertambah dari sebelumnya hanya 12 km.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan groundbreaking proyek tanggul laut akan dilakukan pada September 2026.

Namun hingga saat ini, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait pembangunan tanggul tersebut.

"Mau 12 (kilometer), mau 19 (kilometer) Jakarta akan mengerjakan. Tetapi kapan dimulainya, rencananya groundbreaking-nya itu mulai bulan September tahun ini," katanya dalam acara seremonial pembangunan Entrance Stasiun MRT Harmoni, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026).

(ahi/hns)

Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Bạn thích bài viết này? Hãy thể hiện sự cảm kích của bạn bằng cách gửi tiền boa cho tác giả.
Trả lời 0

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ

  • tradingContest