Rombongan investor Rusia bakal membangun pabrik di Indonesia pada tahun 2026. Hal ini diungkap langsung oleh Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI), Akhmad Ma'ruf Maulana.
Ma'ruf mencatat ada 10 perusahaan asal Rusia mulai dari farmasi, drone, hingga kapal siap masuk ke kawasan industri di Tanah Air di Pulau Jawa dan luar Jawa. Sayangnya, ia belum mau mengungkap nilai investasi yang bakal ditanam.
"Ini Rusia kita mau masuk, kita dapat Rusia masuk 10 perusahaan. Ada drone, ada farmasi ada kapal," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perindustrian, Selasa (20/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun geopolitik global masih bergejolak, Ma'ruf menilai hal ini membawa berkah bagi kawasan industri. Pasalnya sejumlah pengusaha akan mempertimbangkan Indonesia sebagai lokasi untuk membangun pabrik.
Baca juga: Menperin Sayangkan Nasib Sritex, Singgung Opsi Penyelamatan |
"Bagus, di mana ada perang dunia kita malah (dapat) dampaknya," sebut dia.
Pada kesempatan itu, Ma'ruf menilai sejumlah industri sedang dilirik para investor. Beberapa yang disebut antara lain industri semikonduktor, data center, hingga hilirisasi.
"Sekarang lagi booming kayak semikonduktor, data center, hilirisasi , itu lagi booming kita sekarang, rata-rata ekspansi," tutupnya.
(acd/acd)Được in lại từ detik_id, bản quyền được giữ lại bởi tác giả gốc.
Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ