Sriwijaya Capital menggelontorkan dana investasi baru US$ 20 juta atau Rp 335,4 miliar (kurs Rp 16.770) ke perusahaan pengembang energi surya yang menggarap proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), PT Sumber Energi Surya Nusantara (SESNA). Investasi ini menandai langkah Sriwijaya Capital ke sektor energi terbarukan sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia mendorong transisi energi.
Founder sekaligus Chairman Sriwijaya Capital, Arsjad Rasjid, menjelaskan SESNA merupakan pemain energi terbarukan utama di Indonesia. Perusahaan memiliki kemampuan untuk mengeksekusi peluang dekarbonisasi di Asia Tenggara.
"Kami melihat peluang sangat besar untuk mendukung platform energi terbarukan yang berada digaris depan transisi energi Indonesia," ungkap Arsjad dalam keterangan tertulis, Minggu (25/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Bahlil Targetkan Tak Ada Desa Gelap 2029, Pemasangan PLTS Dikebut |
Arsjad juga mendukung pertumbuhan SESNA untuk mendorong target jangka panjang Indonesia membangun industri yang kompetitif dan berkelanjutan. SESNA juga dipercaya mampu menjadi pemimpin di sektornya.
Chief Executive Officer SESNA, Rico Syah Alam, menjelaskan kemitraan dengan Sriwijaya Capital menjadi tonggak penting yang mendukung perusahaan dalam memperluas solusi energi terbarukan. Saat ini, SESNA memiliki kapabilitas operasional dengan portofolio PLTS ground-mounted dan rooftop, termasuk Battery Energy Storage Solutions (BESS).
SESNA juga telah mengembangkan lebih dari 30 Megawatt-peak (MWp) proyek surya dengan BESS yang telah beroperasi dan memiliki pipeline pengembangan lebih dari 450 MWp. Investasi Sriwijaya Capital akan mendukung pengembangan PLTS berkapasitas 262 MWp yang terintegrasi dengan BESS 80 Megawatt-hour (MWh) di Sulawesi Tengah.
"Investasi strategis dan dukungan dari Sriwijaya Capital akan mengakselerasi kemampuan kami mengeksekusi proyek-proyek energi terbarukan dalam skala besar. SESNA akan terus mengedepankan eksekusi terukur dan fundamental yang kuat, sebagai bentuk dukungan terhadap transisi Indonesia ke energi hijau," ujarnya.
(ahi/ara)Được in lại từ republika_id, bản quyền được giữ lại bởi tác giả gốc.
Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ