AHY Ungkap Rencana Tambah Gerbong KRL dan Reaktivasi Jalur KA di Jawa

avatar
· Views 1,115
AHY Ungkap Rencana Tambah Gerbong KRL dan Reaktivasi Jalur KA di Jawa
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Foto: Andi Hidayat/detikcom
Jakarta

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk menambah jumlah gerbong dan elektrifikasi kereta.

AHY menjelaskan, sektor transportasi menyumbang 22% terhadap emisi karbon. Dari angka tersebut, sekitar 89% emisi karbon disumbangkan transportasi darat. Selain itu, penambahan gerbong kereta dilakukan untuk mendorong peralihan pengguna kendaraan pribadi ke kereta.

"Kereta-kereta listrik yang saat ini sangat dinantikan, digunakan secara masif oleh masyarakat di wilayah Jabodetabek misalnya, ini harus semakin dikembangkan. Saya sudah bicara dengan Kementerian Perhubungan, dengan KAI misalnya, bagaimana kita akan menambah jumlah gerbong-gerbong kereta listrik yang sekali lagi bisa mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di jalan raya," ungkap AHY di Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Pengembangan Transportasi Darat Dikebut, Kereta Jadi Prioritas!

Reaktivasi Jalur KA

Pemerintah akan mereaktivasi banyak rel kereta di Jawa. Langkah ini dilakukan tidak hanya untuk mobilisasi penumpang, melainkan juga sebagai angkutan logistik.

"Ini juga yang akan sangat mengurangi emisi karbon dan semakin mengurangi beban jalan raya. Nah, Jawa tentu sebagai pulau yang paling padat ini harus semakin dibangun sistem atau rute kereta yang menjangkau semua. Kita akan lakukan reaktivasi rel-rel yang selama ini tidak lagi aktif," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Dalam kesempatan terpisah, AHY menyebut pemerintah akan mengembangkan sektor perkeretaapian untuk menurunkan beban di jalan raya dan menekan peredaran truk obesitas atau Over Dimension Overload (ODOL).

"Kita lihat (transportasi) darat ini paling besar (sumbang emisi), mengapa tidak kita kembangkan sektor kereta besar-besaran untuk mengurangi beban jalan raya, untuk mengurangi sektor, yang senang orang kereta disini, ODOL," tegas AHY dalam sambutannya di acara Town Hall Meeting: Akselerasi Dekarbonisasi Transportasi.

(ahi/ara)

Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Bạn thích bài viết này? Hãy thể hiện sự cảm kích của bạn bằng cách gửi tiền boa cho tác giả.
Trả lời 0

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ

  • tradingContest