jpnn.com - JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ambrol pada pembukaan pasar modal Rabu (28/1).
Merujuk data pukul 12.00 WIB, IHSG terperosok sedalam 7,34% atau kehilangan 659,01 poin ke level 8.321,22.
Hal tersebut imbas pengumuman pembekuan sementara (hold) proses rebalancing indeks untuk deretan saham di pasar modal Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).
- BEI Bakal Lobi MSCI Seusai IHSG Jeblok 6,6 Persen
Dalam laman resmi, MSCI menyatakan keputusan ini diambil menyusul hasil konsultasi mengenai penilaian free float atau saham yang beredar di publik untuk sekuritas Indonesia.
Konsultasi tersebut melibatkan berbagai partisipan pasar global untuk meninjau data referensi yang digunakan.
Hasilnya, MSCI mencatat banyak investor khawatir terkait ketergantungan pada kategorisasi pemegang saham versi KSEI.
- Anomali Rupiah Melemah saat IHSG Naik, Purbaya: Tanya ke Bank Sentral
Meskipun, beberapa partisipan global memang mendukung penggunaan Laporan Komposisi Kepemilikan Bulanan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai data referensi tambahan.
"Banyak investor menyatakan kekhawatiran yang signifikan terkait ketergantungan pada kategorisasi pemegang saham dari KSEI," begitu pengumuman MSCI di lamannya, dikutip Rabu (28/1).


Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ