Judi online masih membayangi Indonesia. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyampaikan tanpa langkah intervensi pemerintah, nilai kerugian ekonomi akibat praktik tersebut bisa menyentuh angka ribuan triliun rupiah.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Alexander Sabar mengatakan berdasarkan laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), potensi kerugian mencapai Rp 1.100 triliun apabila pemerintah tak mengintervensi.
"Kalau tidak ada intervensi, potensi kerugiannya itu bisa mencapai 1.100 triliun di akhir 2025. Itu kalau tidak ada intervensi," kata Alexander dalam acara 'Judi Pasti Rugi' di kawasan Blok M Hub, Jakarta Selatan, Kamis (29/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alexander menekankan angka tersebut bukan hanya angka statistik. Nilai tersebut mencerminkan kehancuran ekonomi di tingkat rumah tangga yang berdampak langsung pada masa depan bangsa.
Baca juga: Fantastis! Transaksi Judol 2025 Tembus Rp 286 T, Lebih Besar dari Duit Korupsi |
Untungnya, hal tersebut mulai bisa ditekan melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk dengan swasta. Hasilnya, terjadi tren penurunan aktivitas judi online yang cukup signifikan di penghujung tahun 2025.
"Dari laporan PPATK, jumlah transaksi judi online menurun hingga 57% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara nilai deposit judi online juga mengalami penurunan sampai 45%. Nah, capaian ini menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat itu sendiri akan mampu menghasilkan dampak nyata dalam menekan praktik judi online," imbuh ia.
Meski angka transaksi dan deposit merosot tajam, pemerintah mengingatkan agar semua pihak tidak cepat berpuas diri. Alexander menegaskan para pelaku judi online tetap menjadi ancaman.
"Meskipun demikian, saya ingin menekankan kembali bahwa keberhasilan ini tidak boleh membuat kita menjadi lengah, karena judi online masih tetap menjadi ancaman. Dan upaya penanggulangannya itu membutuhkan komitmen yang berkelanjutan, adaptif, dan kolaboratif," tambah ia.
(acd/acd)Được in lại từ detik_id, bản quyền được giữ lại bởi tác giả gốc.
Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ