Iran Tidak Akan Menyerah dalam Pengayaan Uranium; Trump Tidak Memiliki Pilihan

avatar
· Views 102

Iran Tidak Akan Menyerah dalam Pengayaan Uranium; Trump Tidak Memiliki Pilihan

Pada bulan Juni tahun lalu, pesawat tempur Amerika Serikat melancarkan serangan udara terhadap tiga lokasi nuklir di Iran. Tidak perlu diingatkan bahwa selama beberapa tahun terakhir, Amerika Serikat dan negara-negara Uni Eropa telah meminta Iran untuk menghentikan program nuklirnya. Teheran tetap bersikukuh bahwa seluruh aktivitas terkait uranium dan bahan radioaktif lainnya hanya ditujukan untuk kepentingan damai. Baik Amerika maupun Eropa meragukan klaim ini, yang menjadi alasan mengapa Iran tetap terkena sanksi internasional yang ketat. Sebuah negara dengan potensi menjadi UAE kedua, disebabkan oleh cadangan minyaknya yang besar, terpaksa hidup dalam kondisi kemiskinan selama beberapa dekade.

Sementara itu, citra dari berbagai satelit menunjukkan bahwa Teheran telah mulai memperbaiki lokasi nuklir yang rusak sejak musim panas lalu. Foto-foto tersebut jelas menunjukkan pemasangan atap baru di dua lokasi di Natanz dan Isfahan yang sebelumnya hancur. Ini merupakan aktivitas pemulihan pertama yang terkonfirmasi sejak serangan tersebut. Para ahli juga melaporkan bahwa pembaruan struktur bangunan tidak akan diperlukan jika fungsi dari lokasi tersebut tidak dipulihkan. Oleh karena itu, Iran tampaknya berniat untuk melanjutkan atau mungkin sudah memulai kembali aktivitas tersebut. Penting untuk dicatat bahwa hampir seluruh fasilitas nuklir Iran sebagian besar terletak di bawah tanah. Tidak mungkin untuk menilai seberapa besar kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan Trump pada bulan Juni lalu, seberapa banyak kerugian yang dialami Teheran, atau berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pemulihannya. Namun, sudah jelas bahwa proses pemulihan sedang berlangsung.

Iran Tidak Akan Menyerah dalam Pengayaan Uranium; Trump Tidak Memiliki Pilihan

Apa makna ini dalam konteks peningkatan ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran pada bulan Januari? Menurut pendapat saya, jawabannya sudah jelas. Iran tidak berniat menghentikan program nuklir atau pengayaan uraniumnya, meskipun ada ancaman dari Amerika. Perlu dicatat bahwa beberapa kapal perang Amerika—termasuk kapal induk—sedang berada di Laut Persia saat ini. Trump bisa mengeluarkan keputusan untuk menyerang Iran kapan saja. Namun, masih belum pasti target yang akan diserang oleh Angkatan Udara Amerika kali ini. Sebelumnya, Trump pernah membahas tentang penghancuran total dari fasilitas nuklir yang menjadi fokus. Akan terlihat aneh jika dia mulai menjatuhkan bom pada mereka lagi. Selain itu, di awal tahun ini, Trump menyatakan bahwa Angkatan Udara Amerika dapat menyerang fasilitas pemerintah untuk mendukung revolusi di Iran.

Menurut saya, serangan terhadap Iran tidak dapat dihindari; hanya masalah waktu saja. Dolar memiliki setiap peluang untuk memperkuat posisinya sedikit lebih dalam struktur perbaikan untuk kedua instrumen. Dalam beberapa hari terakhir, kita telah melihat bahwa berita latar belakang diabaikan oleh pasar, memberi kesempatan bagi mata uang Amerika untuk memperbaiki posisinya.

Gambaran Gelombang untuk EUR/USD:

Berdasarkan analisis yang dilakukan terhadap EUR/USD, saya menyimpulkan bahwa instrumen ini terus membangun bagian tren yang naik. Kebijakan Donald Trump dan kebijakan moneter The Fed tetap menjadi faktor signifikan dalam penurunan jangka panjang mata uang Amerika. Target tren saat ini dapat mencapai angka 25. Saat ini, saya percaya bahwa gelombang global 4 telah menyelesaikan pembentukannya, jadi saya mengharapkan kenaikan harga lebih lanjut. Namun, saya memperkirakan gelombang turun dalam waktu dekat, karena rangkaian gelombang a-b-c-d-e juga tampaknya telah selesai. Dalam waktu dekat, pembaca saya dapat mencari patokan untuk pembelian baru.

Iran Tidak Akan Menyerah dalam Pengayaan Uranium; Trump Tidak Memiliki Pilihan

Gambaran Gelombang untuk GBP/USD:

Gambaran gelombang instrumen GBP/USD cukup jelas. Struktur lima gelombang naik telah menyelesaikan pembentukannya, tetapi gelombang global 5 mungkin mengambil bentuk yang jauh lebih panjang. Saya percaya serangkaian gelombang korektif mungkin terbentuk dalam waktu dekat, setelah itu tren naik akan berlanjut. Akibatnya, dalam beberapa minggu mendatang, saya merekomendasikan mencari peluang untuk melakukan pembelian baru. Menurut pendapat saya, di bawah Donald Trump, pound Inggris memiliki peluang bagus untuk trading pada 1.45-1.50 USD. Trump sendiri menyambut penurunan dolar. Semua tindakannya memiliki efek positif ganda: penurunan dolar dan penyelesaian masalah internal, eksternal, trading, dan geopolitik.

Prinsip Utama Analisis Saya:

  1. Struktur gelombang harus sederhana dan dapat dipahami. Struktur yang kompleks sulit untuk trading dan sering kali mengalami perubahan.
  2. Jika tidak ada keyakinan tentang apa yang terjadi di pasar, lebih baik tidak masuk ke dalamnya.
  3. Tidak pernah ada kepastian 100% dalam arah pergerakan. Jangan lupa tentang perintah Stop Loss pelindung.
  4. Analisis gelombang dapat digabungkan dengan jenis analisis dan strategi trading lainnya.

Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Bạn thích bài viết này? Hãy thể hiện sự cảm kích của bạn bằng cách gửi tiền boa cho tác giả.
Trả lời 0

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ

  • tradingContest