IDXChannel – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa dugaan pelanggaran terkait PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) terjadi setelah perusahaan resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), bukan pada tahap proses penawaran umum perdana saham (IPO).
Pejabat Sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menjelaskan bahwa temuan awal menunjukkan persoalan muncul pada fase pasca-listing, terutama terkait mekanisme penjatahan saham dan pelaporan keuangan.
Dugaan Manipulasi IPO Mencuat, Ini Klarifikasi PIPA“Berdasarkan pengamatan kami, pelanggaran terjadi saat pelaksanaan setelah IPO, yakni pada proses penjatahan saham. Selain itu, terdapat indikasi pelaporan yang belum sepenuhnya sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK),” kata Hasan saat ditemui di Gedung BEI, Senin (9/2/2026).
Ia menegaskan bahwa OJK berkomitmen mendukung penuh proses hukum yang dilakukan aparat penegak hukum. Jika dibutuhkan, OJK siap memberikan data dan informasi terkait perusahaan tercatat untuk membantu penyelidikan.
Tender Offer PIPA Tuntas, Tak Ada Investor Publik yang Lepas Saham“OJK memiliki komitmen kuat untuk menegakkan sanksi secara terukur sesuai regulasi yang berlaku. Kami akan terus mencegah dan menindak setiap pelanggaran di pasar modal,” tambahnya.
Được in lại từ Idxchannel, bản quyền được giữ lại bởi tác giả gốc.
Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ