UMKM Binaan Pertamina Raup Transaksi Rp 10,4 M di INACRAFT 2026

avatar
· Views 2,898
UMKM Binaan Pertamina Raup Transaksi Rp 10,4 M di INACRAFT 2026
Foto: Dok. Pertamina Patra Niaga
Jakarta

UMKM binaan PT Pertamina (Persero) mencatatkan transaksi sebesar Rp 10,4 miliar selama keikutsertaan dalam ajang The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), 4-8 Februari 2026. Nilai tersebut terdiri dari penjualan ritel Rp 6 miliar serta komitmen transaksi lanjutan atau potential reorder sebesar Rp 4,4 miliar.

Salah satu UMKM yang mencatatkan penjualan menonjol adalah Besolek, usaha perhiasan batu alam khas Bengkulu milik Lidya, S.P. Besolek baru pertama kali mengikuti INACRAFT dan langsung mencatatkan penjualan lebih dari 80% dari total produk yang dibawa. Produk yang paling diminati pengunjung antara lain gelang batu dan bros batu, dengan puncak transaksi terjadi pada akhir pekan.

Pemilik Besolek, Lidya, menyebut partisipasi di INACRAFT 2026 menjadi pengalaman penting bagi pengembangan usahanya. "Terima kasih kepada Pertamina atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan. Ini menjadi langkah penting bagi kami untuk terus berkembang dan memperluas pasar ke depan," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Capaian positif juga dirasakan Batik Mosho, UMKM batik asal Kabupaten Berau yang dimiliki Mochamad Shodik. Batik Mosho untuk pertama kalinya tampil di INACRAFT sebagai mitra binaan Pertamina. Meski penjualan belum maksimal, keikutsertaan tersebut dinilai memberi nilai tambah dari sisi pembelajaran dan jejaring.

"Bisa berdampingan dengan UMKM senior di bidang fashion dan batik adalah sebuah kebanggaan sekaligus proses belajar yang luar biasa bagi kami. Meski dari sisi penjualan kami masih perlu banyak berproses, kesempatan bertemu dan berjejaring dengan orang-orang hebat adalah nilai yang jauh lebih berharga," kata Mochamad Shodik.

ADVERTISEMENT

Selama pameran, booth Batik Mosho juga mendapat kunjungan dari desainer Musa Widiatmojo serta fashion image & colour consultant Amy Wirabudi. Keduanya memberikan masukan terkait teknik pewarnaan, penguatan citra produk, dan tren fesyen di Jakarta. "Ilmu dan pengalaman ini menjadi bekal penting bagi kami untuk terus berbenah dan mempersiapkan diri dengan lebih baik ke depan," tambahnya.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhamad Baron, mengatakan capaian transaksi tersebut mencerminkan hasil pembinaan UMKM yang dilakukan perusahaan.

"Pertamina secara konsisten menghadirkan UMKM binaan ke panggung nasional dan internasional melalui pameran strategis seperti INACRAFT. Capaian transaksi serta komitmen transaksi lanjutan ini menjadi bukti bahwa produk UMKM Indonesia memiliki kualitas, daya saing, dan potensi pasar yang sangat besar," ujar Baron.

Menurutnya, pendampingan UMKM tidak hanya difokuskan pada peningkatan penjualan, tetapi juga penguatan kapasitas pelaku usaha. "Kami ingin UMKM tidak hanya laku saat pameran, tetapi juga memperoleh jejaring, wawasan, serta kepercayaan diri untuk tumbuh secara berkelanjutan," lanjutnya.

Para pelaku UMKM binaan berharap pengalaman selama INACRAFT 2026 dapat menjadi pijakan untuk pengembangan usaha ke depan dan persiapan mengikuti pameran berskala besar berikutnya.

"Bagi kami, ilmu dan pengalaman adalah investasi terpenting," tutup Mochamad Shodik.

(fdl/fdl)

Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Bạn thích bài viết này? Hãy thể hiện sự cảm kích của bạn bằng cách gửi tiền boa cho tác giả.
Trả lời 0

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ

  • tradingContest