Tutup Layanan Produk Fisik, Bukalapak Kini Fokus Jualan Token Gim

avatar
· Views 557
Tutup Layanan Produk Fisik, Bukalapak Kini Fokus Jualan Token Gim
Ilustrasi/Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati
Jakarta

Bursa Efek Indonesia (BEI) pertanyakan arah bisnis PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) usai menutup layanan marketplace yang menjual berbagai produk fisik pada awal tahun lalu. Kemudian saat ini, arah bisnis perseroan fokus pada sejumlah layanan virtual, utamanya pada segmen gim.

Dikutip dari laman Keterbukaan Informasi, Sekretaris Perusahaan Bukalapak, Cut Fika Lutfi, menjelaskan ekosistem gim milik perusahaan menunjukkan pertumbuhan positif pada kuartal III 2025. Segmen ini menjadi salah satu pilar yang menopang pertumbuhan utama kinerja perseroan.

"Produk dan layanan gaming mencatatkan tren pertumbuhan yang baik, yang tercermin dari peningkatan aktivitas transaksi serta perluasan basis pengguna. Segmen ini juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan Perseroan," tulis Fika dikutip dari Keterbukaan Informasi, Selasa (17/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sepanjang tahun 2025, penjualan utama Bukalapak berasal dari layanan top-up atau pengisian ulang mata uang virtual dalam gim, penjualan voucher gim, hingga voucher digital untuk layanan streaming. Layanan ini disebut tumbuh seiring meningkatnya konsumsi konten digital dan transaksi yang semakin bergeser ke platform daring.

Baca juga: Karyawan Berkurang 475 Orang, Bukalapak Kini Cetak Laba Rp 2,9 T

ADVERTISEMENT

Kemudian di tahun ini, Bukalapak menargetkan pertumbuhan segmen gim dapat meningkatkan profitabilitas dan kualitas pendapatan. Salah satu strateginya dengan melakukan ekspansi pasar, menambahkan variasi produk, dan kerja sama mitra strategis di segmen gim.

Selain itu, Bukalapak juga berupaya memperkuat jaringan distribusi untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan produktivitas pengguna dalam ekosistem gim perusahaan. Bukalapak juga akan mengelola portofolio produk dan memperkuat kapabilitas teknologi untuk menjaga pertumbuhan perseroan.

"Dengan strategi tersebut, Perseroan memandang segmen gaming akan tetap menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan kinerja usaha Perseroan pada tahun 2026," pungkasnya.

(eds/eds)

Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Bạn thích bài viết này? Hãy thể hiện sự cảm kích của bạn bằng cách gửi tiền boa cho tác giả.
Trả lời 0

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ

  • tradingContest