Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan total penerimaan pajak hingga Januari 2026 mencapai Rp 116,2 triliun, atau 4,9% dari target APBN sepanjang tahun ini. Angka tersebut tumbuh 30,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Penerimaan pajak kita bulan lalu Januari itu tumbuh dengan sangat solid. Neto-nya 30,7% pertumbuhannya. Jadi kalau tahun lalu sudah dikumpulkan Rp 88,9 triliun, tahun ini neto-nya Rp 116,2 triliun," kata Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi pers APBN KiTA di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026).
Suahasil mengatakan pertumbuhan penerimaan pajak awal tahun ini sebagian besar didorong oleh realisasi penerimaan PPN dan PPnBM yang secara neto mencapai Rp 45,3 triliun atau naik 83,9% secara tahunan (YoY). Menurutnya, angka ini mencerminkan konsumsi dalam negeri yang tetap terjaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PPN dan PPnBM secara bruto kita kumpulkan Rp 82,6 triliun, ini tumbuh 7,7% dibandingkan tahun lalu. Kita tahu kalau pajak pertambahan nilai itu dibayarkan selama ada transaksi. Jadi ini tandanya ekonomi kita transaksi berjalan terus sehingga ada pembayaran PPN serta PPnBM," jelasnya.
Baca juga: Purbaya Sindir Alumni LPDP yang Ogah Anaknya Jadi WNI: 20 Tahun Lagi Nyesel |
Lebih lanjut, setoran pajak dari PPh Badan juga mengalami kenaikan. Secara neto, penerimaan PPh Badan tercatat mencapai Rp 5,7 triliun atau tumbuh 37,0% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, penerimaan dari PPh Orang Pribadi dan PPh Pasal 21 tercatat menurun. Secara neto, setoran dari pos ini baru mencapai Rp 13,1 triliun atau turun 20,4%. Adapun PPh Final, PPh Pasal 22, dan PPh Pasal 26 terealisasi Rp 26,0 triliun atau turun 11,0%.
"Tentunya ini akan kita perhatikan terus ke depan. Seperti yang diharapkan Pak Menteri, pengumpulan pajak diharapkan tetap solid sepanjang tahun," terangnya.
(igo/fdl)Được in lại từ detik_id, bản quyền được giữ lại bởi tác giả gốc.
Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ