IDXChannel - PT Astra International Tbk (ASII) memiliki sembilar pilar bisnis mulai dari divisi Otomotif & Mobilitas hingga Properti. Emiten konglomerasi itu membukukan laba bersih sebesar Rp32,7 triliun sepanjang 2025.
Menariknya, pilar bisnis Astra ditopang utamanya oleh tiga divisi, yakni Otomotif & Mobilitas, Alat Berat, Pertambangan, Konstruksi dan Energi, serta Jasa Keuangan. Ketiga pilar tersebut menghasilkan laba bersih Rp29,4 triliun atau setara dengan 90 persen dari total laba Astra sepanjang tahun lalu.
Astra (ASII) Usulkan Dividen Final Rp292 per SahamKinerja divisi Otomotif & Mobilitas tetap stabil pada 2025 dengan raihan laba bersih Rp11,4 triliun, tertinggi di antara divisi-divisi lainnya. Meski volume penjualan mobil tertekan, divisi ini tetap tangguh karena dibantu oleh bisnis sepeda motor dan komponen.
Penjualan sepeda motor secara nasional masih naik 1 persen menjadi 6,4 juta unit saat angka penjualan mobil turun 7 persen menjadi 804 ribu unit. Astra lewat PT Astra Honda Motor (AHM) memiliki pangsa pasar yang stabil di kisaran 78 persen.
Astra (ASII) Kantongi Laba Bersih Rp32,8 Triliun Sepanjang 2025Selain itu, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) yang memproduksi suku cadang meraup laba bersih Rp1,8 triliun, tumbuh 18 persen secara tahunan. Adapun PT Serasi Autoraya yang bergerak di bidang solusi transportasi dan logistik juga mencatat pertumbuhan kontrak sebesar 3 persen. OLXMobbi juga membukukan kenaikan penjualan mobil bekas 21 persen menjadi 33.100 unit.
Được in lại từ Idxchannel, bản quyền được giữ lại bởi tác giả gốc.
Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ