Trenggono Targetkan Kampung Nelayan Hapus Kemiskinan di Pesisir

avatar
· Views 2,946
Trenggono Targetkan Kampung Nelayan Hapus Kemiskinan di Pesisir
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.Foto: Ilyas Fadilah/detikcom
Lombok -

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menargetkan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dapat menekan angka kemiskinan di wilayah pesisir. KNMP diharapkan mampu meningkatkan produktivitas nelayan melalui penyediaan berbagai fasilitas pendukung.

Menurut Trenggono, salah satu wilayah yang diharapkan merasakan dampak program tersebut adalah Desa Ekas Buana, Lombok Timur. Melalui KNMP diharapkan angka kemiskinan dapat ditekan karena produktivitas nelayan akan menjadi optimal.

"Kepentingan apa? Memerangi kemiskinan tadi yang 13% (di Lombok). Mustinya 2 tahun yang akan datang, sudah tidak ada lagi yang miskin. Semuanya menjadi sejahtera," kata Trenggono di Lombok, Jumat (27/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trenggono juga menyatakan sanggup membangun stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN) yang nantinya dikelola pemerintah daerah melalui badan usaha milik daerah. Selain itu, KKP juga akan membantu 10 unit kapal serta mesin kapal bagi nelayan yang membutuhkan penggantian mesin.

"Jadi kalau kapalnya masih bagus, mesinnya sudah rusak, nanti akan kita bantu dengan mesin. Saya lihat di sini banyak sekali keramba-keramba. Saya bawa Dirjen Budidaya. Nanti beliau yang akan bertanggung jawab merapikan keramba-keramba. Sekaligus memberikan bantuan keramba-keramba. Senang? Dibangun kampung nelayang ini, senang atau tidak? Kalau senang, tolong dijaga, dikelola, diperbaiki," beber Trenggono.

ADVERTISEMENT
Baca juga: KKP Larang Keras Ikan Berformalin, Produk Langsung Ditarik!

Pada kesempatan itu, Trenggono meminta nelayan mulai mengembangkan budidaya, termasuk lobster, agar nilai ekonominya meningkat dan tidak hanya mengandalkan penangkapan ikan. Menurutnya Indonesia tidak boleh kalah dari negara tetangga seperti Vietnam.

"Dan kemudian di sini Lobster, masa kita kalah sama Vietnam? Kalau begitu, saudara-saudara yang nangkep BBL, jangan lagi dijual BBL-nya. Tetapi dibudidayakan. Kalau tidak punya keramba, minta sama Pak Dirjen. Kalau tidak bisa akses Pak Dirjen, melalui Pak Bupati, langsung akan kita bantu," tutrnya.

Ia juga menyebut pemerintah akan mendorong pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di desa-desa nelayan lain, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Pemerintah menargetkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tahap pertama di 100 lokasi dapat selesai pada Juli 2026.

Setelah pembangunan selesai, pengelolaan kawasan akan dilakukan oleh koperasi nelayan yang akan mendapat pendampingan dari pemerintah bersama Kementerian Koperasi. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.

"KNMP tahap 1 itu ada 100, 65 sedang dalam proses finishing. Ada yang dinyatakan sudah selesai, tapi kemudian kita cek lagi kalau memang masih kurang. Jadi artinya setelah ini selesai, kita akan melakukan pendampingan dan pembinaan kepada pengelola, yaitu kooperasinya. Jadi nanti kooperasi yang akan mengelola, kita akan melakukan pembinaan bersama dengan Kementerian Kooperasi," jelas Trenggono

Langsung klik halaman berikutnya

Dongkrak Perputaran Ekonomi hingga Rp 29 miliar

Kementerian Kelautan dan Perikanan memproyeksikan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah hingga Rp 29,2 miliar per tahun.

Optimisme tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono usai meninjau sejumlah lokasi KNMP di kawasan timur Indonesia. Dalam rangkaian kunjungannya, Trenggono mendatangi KNMP Kabupaten Sikka, KNMP Desa Sulamu, KNMP Kamanlaputi di Sumba Timur, KNMP Warloka di NTT, serta Pulau Bungin dan Desa Ekas Buana di NTB.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah memastikan pembangunan berjalan optimal dan memberi dampak langsung bagi masyarakat nelayan.

"Kalau rusak, diperbaiki. Ingatkan kepada koperasi, karena ini adalah milik saudara-saudara semua. Pemerintah membangun ini untuk kepentingan saudara-saudara," tegas Trenggono di depan para nelayan Desa Ekas Buana, Jumat (27/2).

Ia menekankan, tujuan utama pembangunan KNMP adalah memerangi kemiskinan di desa-desa pesisir. Di Lombok Timur, khususnya Desa Ekas Buana, tingkat kemiskinan tercatat masih berada di angka 13%.

"Kepentingan apa? Memerangi kemiskinan tadi yang 13%. Mestinya dua tahun yang akan datang sudah tidak ada lagi yang miskin. Semuanya menjadi sejahtera," ujarnya.

Menurut Trenggono, peningkatan produktivitas nelayan menjadi kunci. Dengan tersedianya sarana produksi dan infrastruktur pendukung, hasil tangkapan diharapkan meningkat signifikan, yang pada akhirnya berdampak pada kenaikan pendapatan masyarakat.

"Tujuannya sebenarnya agar masyarakat di Lombok Timur ini, di Ekas Buana, yang mayoritas nelayan, bisa meningkat produktivitasnya. Setelah meningkat, otomatis kesejahteraan mereka juga akan meningkat. Itulah kenapa saya datang ke sini," katanya.

Program KNMP dirancang terintegrasi dari hulu ke hilir. Pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga melakukan rekayasa sosial melalui pemberdayaan masyarakat pesisir, termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan koperasi, kewirausahaan, hingga sertifikasi dan standarisasi usaha.

Halaman 2 dari 2
Trenggono Targetkan Kampung Nelayan Hapus Kemiskinan di Pesisir
(ily/hns)

Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Bạn thích bài viết này? Hãy thể hiện sự cảm kích của bạn bằng cách gửi tiền boa cho tác giả.
Trả lời 0

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ

  • tradingContest