Bocoran Bos Pertamina soal Investor yang Mau Garap Proyek Storage Minyak

avatar
· Views 1,084
Bocoran Bos Pertamina soal Investor yang Mau Garap Proyek Storage Minyak
Foto: Dok. Tangkapan Layar YouTube TV Parlemen
Jakarta

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengungkap calon investor yang bakal menggarap proyek penyimpanan (storage) minyak mentah di Tanah Air. Menurut Simon, Pertamina sedang menjajaki kerja sama dengan investor asal India, Essar Group.

Simon menjelaskan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sudah bertemu perwakilan Essar Group beberapa waktu lalu. Essar Group juga sudah mengunjungi Kilang Plaju Pertamina di Sumatera Selatan.

"Nah menyangkut dengan pertanyaan tadi tentang storage tentunya memang waktu itu kami juga sudah bertemu dengan tim Pak Menteri yaitu dari Essar Group salah satunya, sedang penjajakan dan kemarin sudah berkunjung ke lokasi kilang kami yang ada di Plaju. Tentunya untuk melihat potensi kerja sama untuk pembangunan storage untuk tambahan," ungkap Simon kepada wartawan di Kantor BPH Migas, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Stok BBM SPBU Shell Kosong Lagi, Mau Dipasok Pertamina?

Meski begitu, Pertamina tetap membuka pintu untuk investor lainnya dalam kerja sama pembangunan storage. Simon menyebut hal ini demi menambah tempat penyimpanan minyak milik Indonesia.

ADVERTISEMENT

"Dan kami juga tentunya membuka peluang bekerja sama dengan pihak mana pun untuk tentunya mendorong agar supaya storage kita dapat bisa bertambah," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebutkan pembangunan ini wajib dilakukan. Pasalnya saat ini tempat penyimpanan minyak mentah Indonesia hanya mampu menyimpan minyak mentah untuk kebutuhan 23 hari.

Menurut Bahlil rencana pembangunan storage telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto. Dia juga menyebut sudah ada investor yang bakal masuk dalam pembangunan tersebut.

"Ya investasinya sudah ada, investornya sudah ada," ujar Bahlil di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu malam (4/3/2026).

Ketika ditanya lebih jauh soal siapa investornya, Bahlil bilang investasinya disebut berasal dari skema campuran (blending) antara dalam negeri dan luar negeri, namun bukan dari Amerika Serikat (AS).

(acd/acd)

Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Bạn thích bài viết này? Hãy thể hiện sự cảm kích của bạn bằng cách gửi tiền boa cho tác giả.
Trả lời 0

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ

  • tradingContest