- Rupiah melemah 17 poin atau 0,10% ke Rp16.910 per dolar AS, dipicu sentimen global setelah Iran menegaskan penutupan Selat Hormuz.
- Penutupan Selat Hormuz mendorong kenaikan harga minyak dan memicu sentimen risk-off yang menekan mata uang emerging markets, termasuk rupiah.
- Rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp16.850 - Rp16.950 per dolar AS, seiring eskalasi konflik Timur Tengah dan lonjakan harga minyak yang mendekati USD100 per barel.
Ipotnews - Penegasan Pemimpin Tertinggi baru Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, bahwa jalur pelayaran Selat Hormuz harus terus ditutup menjadi sentimen negatif yang diperkirakan melemahkan kurs rupiah terhadap dolar.
Berdasarkan data Bloomberg Jumat pagi (13/3) pukul 09.11 WIB, rupiah sedang diperdagangkan melemah 17 poin atau 0,10% ke level Rp16.910 per dolar AS, dibandingkan posisi akhir perdagangan Kamis (12/3) yang berada di Rp16.893 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS. "Proyeksi ini di tengah kembalinya sentimen risk-off dari kenaikan harga minyak merespon pernyataan Khamenei yang mengatakan bahwa selat Hormuz masih akan tetap tertutup," kata Lukman saat dihubungi Ipotnews pagi ini melalui pesan WhatsApp.
Pemimpin Tertinggi baru Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, menegaskan bahwa Selat Hormuz harus tetap ditutup. Dalam komentar publik pertamanya sejak menggantikan mendiang ayahnya yang tewas terbunuh, ia memberi sinyal tidak akan mundur dalam perang di Timur Tengah.
Mojtaba juga memperingatkan bahwa medan tempur baru dalam konflik Iran melawan AS dan Israel akan segera dibuka jika peperangan terus berlanjut.
Serangan-serangan Iran sejauh ini telah memicu kekacauan di berbagai negara, mulai dari Israel hingga Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, serta menyebabkan harga minyak dan gas alam melonjak tajam. Pada hari Kamis pukul 13.50 waktu London, harga minyak mentah Brent terpantau hampir menembus USD100 per barel.
"Tuas penutupan Selat Hormuz harus dipastikan terus digunakan," demikian bunyi pernyataan tertulis yang dibacakan oleh penyiar televisi pemerintah, mengingat hingga kini stasiun tersebut belum menyiarkan gambar langsung Khamenei.
"Range kurs rupiah hari ini di kisaran Rp16.850 - Rp16.950 per dolar AS," ujar Lukman.(Adhitya/AI)
Sumber : Admin
Được in lại từ indopremier_id, bản quyền được giữ lại bởi tác giả gốc.
Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.
Bạn thích bài viết này? Hãy thể hiện sự cảm kích của bạn bằng cách gửi tiền boa cho tác giả.

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ