Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara terkait upaya mengeluarkan dua kapal tanker Pertamina yang masih tertahan di Teluk Arab.
Dua kapal tersebut, Pertamina Pride dan Gamsunoro, tertahan di Teluk Arab lantaran Selat Hormuz ditutup Iran.
Menurut Bahlil proses negosiasi dengan Pemerintah Iran masih terus berlangsung
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih negosiasi sekarang. Kan ini kan antrean panjang. Lagi dalam negosiasi, ya. Kasih kami waktu ya. Masih negosiasi, masih negosiasi," ungkapnya saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (17/3/2025).
Baca juga: Iran Buka Tutup Selat Hormuz, Tidak Berlaku buat AS & Israel |
Kabar baiknya, negosiasi kini berjalan di tengah tensi di Selat Hormuz mulai turun. Bahlil mengatakan Iran mulai menerapkan kebijakan buka tutup agar kapal-kapal tanker bisa lewat membawa pasokan minyak.
Cuma, kebijakan Iran tersebut tidak berlaku bagi Amerika Serikat dan Israel.
"Alhamdulillah kita sekalipun dalam kondisi geopolitik yang sampai sekarang belum ada tanda-tanda konflik di Timur Tengah itu selesai, tapi kita sedikit mendapat angin segar dengan Selat Hormuz itu sudah mulai ada kebijakan tutup-buka," terang Bahlil
"Artinya bagi kapal-kapal, bagi negara-negara yang bukan Israel dan Amerika, itu bisa sekarang untuk terjadi komunikasi. Dan ini sebenarnya adalah sebuah perkembangan yang positif," sambungnya.
Được in lại từ detik_id, bản quyền được giữ lại bởi tác giả gốc.
Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ